Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Kadinkes Pangandaran: Posyandu ILP Minimal Satu per-wilayah Kerja Puskesmas 

badge-check


					Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi Perbesar

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi menargetkan pos pelayanan terpadu Terintegrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) minimal satu perwilayah kerja puskesmas.

 

“ILP itu kan integrasi layanan primer. Jadi, layanan tersebut memang sekarang harus ada di tingkat bawah, diantaranya posyandu,” kata Yadi saat dihubungi melalui telepon Selasa, (14/5/2024).

 

“Nah, sekarang itu minimal di satu wilayah kerja puskesmas minimal ada satu Posyandu ILP”, Yadi menambahkan.

 

Untuk kedepanya, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di kabupaten Pangandaran agar segera louncing program nasional tersebut.

“Teman-teman puskesmas merespon dengan baik. Dan yang akan segera louncing di bulan depan wilayah kerja puskesmas Pangandaran,” katanya.

Ia mengatakan, Posyandu ILP harus dibentuk di seluruh Kabupaten Pangandaran. Sebab, melayani dari semua usia.

 

Terlebih, di dalam posyandu ILP ada 5 kegiatan. Termasuk didalamnya terdapat kegiatan validasi data hasil pelayanan.

Menurutnya, program tersebut sangat efektif. Bagaimana tidak, dengan adanya posyandu ILP masyarakat bisa mengetahui riwayat penyakit sejak dini.

 

“kalau diketahui sejak dini kan, nanti pelayanannya semakin efektif,” kata dia.

 

Meski demikian, ia mengaku di Kabupaten Pangandaran ada keterbatasan di bidang SDM.

“karena pelayanan kesehatannya jadi semakin banyak, jadi, sasarannya semakin banyak. Bukan hanya anak balita dan ibu hamil saja. Tapi semua usia,” ungkapnya.

Namun, pihaknya akan terus mendorong posyandu ILP segera louncing di seluruh Puskesmas.

 

“Ketika ada yang sudah louncing itu bagus sekali. Untuk mendorong puskesmas yang lainnya segera louncing,” ucap Yadi.

Terkait dengan jadwal pelayananya, ia mengatakan, itu tekhnis di internal puskesmas yang mengaturnya.

“ya minimal sebulan sekali. Tapi nanti liat situasi. Kalau memang pihak puskesmas bisa mengatur lebih efektif lagi. Itu lebih bagus,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) Pasirgelis Padaherang merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati mengatakan, Posyandu tersebut dapat melayani semua usia yakni dari 0 – lansia. Senin, (14/5/2024).

“biasanya posyandu balita kan hanya melayani balita saja, begitu juga dengan posyandu lainya seperti posyandu remaja melayani remaja saja dan posyandu lansia untuk lansia saja,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah