Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Kesehatan

Kadinkes Pangandaran Sayangkan peristiwa Salah Ambil Jenazah di RSUD Pandega 

badge-check


					Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi Perbesar

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi meminta pihak RSUD Pandega lebih memperhatikan keluhan dari masyarakat, terutama warga Pangandaran.

Pernyataan tersebut Imbas dari keluhan salah satu masyarakat pangandaran yang salah mengambil jenazah beberapa hari lalu.

 

Yadi mengungkapkan, seharusnya kesalahan seperti itu tidak perlu terjadi di RSUD Pandega.

 

Pihaknya meminta, pengawasan dari pihak manajemen RSUD Pandega harus lebih diketatkan agar tidak terjadi kesalahan serupa.

 

“Pengawasan dari pihak manajemen terhadap yang dibawahnya harus lebih intensif lagi, agar kesalahan ambil jenazah tidak terulang kembali”, kata Yadi saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, Senin, (1/7/2024).

 

Ia juga menekankan, pihak RSUD Pandega harus betul-betul memperhatikan keluhan dan masukan dari masyarakat.

 

hal tersebut demi kemajuan rumah sakit RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran.

 

“Keluhan masyarakat terkait pelayan tentunya harus menjadi bahan koreksi dan evaluasi agar kualitas pelayananya betul-betul di jalankan lebih baik lagi,” katanya.

 

Ia menyebut, dengan waktu dekat, pihaknya akan menemui pihak RSUD Pandega untuk berkoordinasi membahas semua keluhan-keluhan dari masyarakat.

 

“Nanti suatu saat saya akan ke RSUD untuk berkomunikasi terkait yang bersangkutan dengan keluhan masyarakat,” ungkapnya.

 

Sebelumnya dikabaran, Seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Wagino Sabar (55) salah ambil jenazah.

 

Penyebab kejadian tersebut diduga minimnya penerangan di kamar mayat RSUD Pandega Pangandaran, Jawa Barat.

 

Sabar menjelaskan, Kejadian bermula ketika pihaknya menerima kabar dari tetangganya pada minggu (16/6) lalu sekitar pukul 04:00 pagi.

 

Kejadian tersebut juga menuai respon dari ketua Aliansi Pangandaran Sehat (APS) Kabupaten Pangandaran, Tian Kadarisman.

 

“Hal ini harus menjadi evaluasi buat rumah sakit. Jangan malah kembali menyalahkan kepada masyarakat,” kata Tian beberapa hari lalu.

 

Dia juga mengaku banyak aduan yang bermunculan soal pelayanan RSUD Pandega Pangandaran belakangan ini.

 

“Banyak masyarakat yang mengeluh tentang pelayanan kesehatan. Entah dari sosial media atau menghubungi langsung kepada kami,” Ujar Tian (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolres dan Dandim di Pangandaran Perkuat Soliditas Sinergitas 

14 Juli 2026 - 12:11 WIB

Trending di Daerah