Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Kadinkes Pangandaran: Posyandu ILP Minimal Satu per-wilayah Kerja Puskesmas 

badge-check


					Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi Perbesar

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi menargetkan pos pelayanan terpadu Terintegrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) minimal satu perwilayah kerja puskesmas.

 

“ILP itu kan integrasi layanan primer. Jadi, layanan tersebut memang sekarang harus ada di tingkat bawah, diantaranya posyandu,” kata Yadi saat dihubungi melalui telepon Selasa, (14/5/2024).

 

“Nah, sekarang itu minimal di satu wilayah kerja puskesmas minimal ada satu Posyandu ILP”, Yadi menambahkan.

 

Untuk kedepanya, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di kabupaten Pangandaran agar segera louncing program nasional tersebut.

“Teman-teman puskesmas merespon dengan baik. Dan yang akan segera louncing di bulan depan wilayah kerja puskesmas Pangandaran,” katanya.

Ia mengatakan, Posyandu ILP harus dibentuk di seluruh Kabupaten Pangandaran. Sebab, melayani dari semua usia.

 

Terlebih, di dalam posyandu ILP ada 5 kegiatan. Termasuk didalamnya terdapat kegiatan validasi data hasil pelayanan.

Menurutnya, program tersebut sangat efektif. Bagaimana tidak, dengan adanya posyandu ILP masyarakat bisa mengetahui riwayat penyakit sejak dini.

 

“kalau diketahui sejak dini kan, nanti pelayanannya semakin efektif,” kata dia.

 

Meski demikian, ia mengaku di Kabupaten Pangandaran ada keterbatasan di bidang SDM.

“karena pelayanan kesehatannya jadi semakin banyak, jadi, sasarannya semakin banyak. Bukan hanya anak balita dan ibu hamil saja. Tapi semua usia,” ungkapnya.

Namun, pihaknya akan terus mendorong posyandu ILP segera louncing di seluruh Puskesmas.

 

“Ketika ada yang sudah louncing itu bagus sekali. Untuk mendorong puskesmas yang lainnya segera louncing,” ucap Yadi.

Terkait dengan jadwal pelayananya, ia mengatakan, itu tekhnis di internal puskesmas yang mengaturnya.

“ya minimal sebulan sekali. Tapi nanti liat situasi. Kalau memang pihak puskesmas bisa mengatur lebih efektif lagi. Itu lebih bagus,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) Pasirgelis Padaherang merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati mengatakan, Posyandu tersebut dapat melayani semua usia yakni dari 0 – lansia. Senin, (14/5/2024).

“biasanya posyandu balita kan hanya melayani balita saja, begitu juga dengan posyandu lainya seperti posyandu remaja melayani remaja saja dan posyandu lansia untuk lansia saja,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HIPMI Pangandaran Resmi Dipimpin Cinky Priyanto, Siap Bersinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

11 Juli 2026 - 15:41 WIB

LBH Ansor Nilai Penanganan Tumpahan Batubara di Pangandaran Lamban, Masyarakat Butuh Tindakan Nyata, Bukan Pencitraan

5 Juli 2026 - 17:49 WIB

Liburan ke Pangandaran Belum Lengkap Tanpa Mampir ke Saung Daun, Kuliner Lezat Harga Bersahabat

5 Juli 2026 - 15:00 WIB

Cegah Penipuan, Wondr by BNI Luncurkan Fitur Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk

4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Stop Impor BBM Harus Dibangun Lewat Percepatan Kilang, Ketum JPKP Maret Sueken: Ini Soal Harga Diri Bangsa

3 Juli 2026 - 16:15 WIB

Trending di Daerah