Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

KOPRI STITNU Al Farabi Gelar Sekolah Islam Gender IV, Teguhkan Kepemimpinan Perempuan Tanpa Bias Gender

badge-check


					KOPRI STITNU Al Farabi Gelar Sekolah Islam Gender IV, Teguhkan Kepemimpinan Perempuan Tanpa Bias Gender Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Korps PMII Putri (KOPRI) Komisariat STITNU Al Farabi Pangandaran sukses menggelar Sekolah Islam Gender (SIG) ke-IV pada 13–15 Juni 2025, bertempat di Gedung Muslimat NU Cijulang.

Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Gerakan Perempuan Dalam Kepemimpinan Untuk Keadilan Tanpa Bias Gender.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisariat STITNU Al Farabi, Ketua KOPRI STITNU Al Farabi Pangandaran, serta perwakilan Pengurus Cabang PMII Ciamis-Pangandaran.

Ketua Panitia SIG, Halimatussa’diyah, menjelaskan, tema ini mencerminkan komitmen KOPRI untuk melahirkan pemimpin perempuan yang berkualitas dan berdaya saing, serta mendorong penghapusan diskriminasi gender di berbagai sektor.

“KOPRI harus mewujudkan keadilan tanpa bias gender, baik di organisasi maupun masyarakat. Kita harus menghapus stigma sosial terhadap perempuan dan membuka akses serta peluang yang setara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan kesetaraan gender yang dilakukan KOPRI berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah.

“Gerakan gender dalam PMII harus moderat, tidak ke kiri maupun ke kanan. Kita tetap berada dalam koridor pergerakan yang sesuai dengan nilai keaswajaan,” tambahnya.

Ketua KOPRI STITNU Al Farabi Pangandaran, Nova Merisa, menuturkan bahwa SIG merupakan jenjang kaderisasi wajib bagi anggota PMII. Kegiatan ini juga menjadi titik awal terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan adil untuk semua gender.

“SIG bukan hanya membentuk kader, tapi juga menanamkan semangat perjuangan kesetaraan dan kepemimpinan perempuan. Pasca kegiatan, peserta diharapkan terus menjalin solidaritas dan berproses aktif dalam PMII,” kata Nova.

Ia berharap kader KOPRI dan PMII, baik laki-laki maupun perempuan, dapat bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan internal maupun eksternal lembaga. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah