LENSAPRIANGAN.COM – Puncak Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026), berlangsung dengan suasana relatif sepi.
Kehadiran anggota DPRD Kabupaten Pangandaran menjadi sorotan karena mayoritas wakil rakyat tidak terlihat hadir dalam agenda tahunan tersebut.
Dari data absensi tamu undangan, sekitar 19 dari total 40 anggota DPRD Pangandaran tercatat hadir. Sementara itu, 21 anggota tercatat tidak akan hadir.
Data itu memperlihatkan rendahnya keterwakilan legislatif dalam puncak peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran tahun ini.
Dari enam fraksi yang ada, Fraksi PDI Perjuangan menjadi kelompok dengan jumlah ketidakhadiran terbanyak.
Dari total 16 anggota, hanya satu orang yang hadir, yakni Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran. Sebanyak 15 anggota lainnya tercatat tidak hadir.
Sementara itu, Fraksi Golkar tercatat dihadiri tiga anggota, sedangkan dua lainnya tidak hadir. Fraksi Gerindra hanya dihadiri satu anggota dan empat lainnya absen.
Adapun Fraksi PKB mencatat lima anggota hadir, Fraksi PAN empat anggota, serta Fraksi Persatuan yang terdiri dari tiga anggota PKS dan dua anggota PPP seluruhnya tercatat hadir.
Sepinya suasana juga terlihat di halaman Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran yang menjadi lokasi acara.
Kursi-kursi tamu undangan tampak hanya diisi segelintir orang, mulai dari sejumlah kepala desa, kapolsek, hingga pejabat lainnya.
Kondisi tersebut berbanding dengan suasana di dalam gedung DPRD yang dipenuhi pejabat dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Tak hanya dari sisi kehadiran, perayaan Milangkala ke-14 tahun ini juga terlihat lebih sederhana.
Bupati Citra Pitriyami bersama sejumlah pejabat tampak mengenakan pakaian sederhana dalam momentum peringatan hari jadi tersebut. ***






