Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Mulai Diguyur Hujan, BPBD Pangandaran Minta Masyarakat Waspada

badge-check


					Mulai Diguyur Hujan, BPBD Pangandaran Minta Masyarakat Waspada Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Hujan mulai mengguyur sejumlah kecamatan di daerah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor memasuki musim hujan.

Wilayah pegunungan, terutama Kecamatan Langkaplancar dan Cigugur, menjadi salah satu daerah yang mulai diguyur hujan.

Kondisi ini perlu diantisipasi mengingat hujan berpotensi memicu bencana, terutama di wilayah rawan longsor dan daerah dengan saluran air yang tidak berfungsi optimal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, mengingatkan, masyarakat perlu waspada seiring mulai turunnya hujan setelah periode kemarau panjang.

“Ke masyarakat harus waspada, karena biasanya jika musim hujan sudah tiba terjadi banjir dan longsor untuk daerah tertentu,” katanya, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, tanah yang lama terpapar panas selama musim kemarau perlu diwaspadai ketika kembali diguyur hujan.

Kondisi tanah dan intensitas hujan dapat memengaruhi kestabilan lereng, sehingga risiko longsor perlu menjadi perhatian, terutama di kawasan perbukitan.

“Selain longsor, banjir juga berpotensi terjadi jika aliran air terhambat sampah yang menumpuk di saluran drainase maupun irigasi,” ungkap Dodo.

Karena itu, Dodo mengimbau masyarakat membersihkan sampah di saluran air agar aliran tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan hingga banjir saat hujan turun.

“Masyarakat juga harus melihat dengan kondisi lingkungan sekitar, khususnya yang tinggal di wilayah rawan,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Santai Lintas Agama di Banjar Jadi Simbol Persatuan

31 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Tak Hanya Tanggap Bencana, Relawan Tagana Ciamis Asah Kemampuan Jurnalistik

28 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Wanoja Perjuangan Pangandaran Dikukuhkan, Siap Advokasi Kekerasan terhadap Perempuan

28 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Perkuat Listrik Kawasan Wisata, PLN Pangandaran Tarik Kabel Tanah Sepanjang 3 Kilometer

28 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Casabadia Villas Gelar Throwdown Manual Brew, Dorong Kualitas Kedai Kopi Pangandaran

27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Trending di Daerah