Menu

Mode Gelap
KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA

Bisnis

Nikmati Adrenalin Icip-icip Buah Anggur Dari Pohon di Pangandaran 

badge-check


					Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon Perbesar

Poto: pengunjung saat metik anggur langsung dari pohon

LENSAPRIANGAN.COM – Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkenal kaya dengan tempat wisatanya.

Bagaimana tidak, Setiap harinya, Objek Wisata di Kabupaten Pangandaran kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selain pantai Pangandaran, biasanya mereka berkunjung ke pantai Karapyak, pantai Batu Hiu, dan pantai Karang Nini.

Selain itu, pantai Batu Karas, pantai Madasari, Green Canyon dan Citumang menjadi target para wisatawan lokal maupun luar kota.

Namun jangan salah, di wilayah Pangandaran terdapat tempat agro wisata yang menawarkan hasil budidaya petani milenial.

Di antaranya, budidaya anggur impor di Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang.

 

Berangkat dari sekelompok petani, petani milenial ini sukses mengembangkan budidaya anggur impor hingga menjadi tempat agro wisata.

Tentu, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pantai Pangandaran bisa mampir terlebih dahulu di tempat budidaya anggur impor ini.

 

Di tempat ini, para pengunjung bisa melihat, membeli dan memetik buah anggur sendiri langsung dari pohonnya.

Tempatnya cukup strategis serta menawarkan panorama lahan pertanian yang sangat luas.

Saat ini, tidak hanya dikenal di kalangan petani milenial di Jawa Barat saja, akan tetapi tempat tersebut disoroti kementerian pertanian RI.

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dedi Nursyamsi, mengaku bahwa Pangandaran adalah daerah pariwisata.

“kunjungan wisatawan ke Pangandaran sangat luar biasa. Nah, wisatawan pasti perlu pangan dan perlu juga refreshing,” katanya belum lama ini.

Ia menilai, konsep agrowisata yang dilakukan kelompok Tani Taruna Bayu di Ciganjeng itu sudah mengakomodasi semua.

“Makanya, wisatawan bisa datang ke sini sambil refreshing, sambil metik anggur sendiri. Itu beda loh adrenalinnya, kalau kita beli di pasar dan memetik sendiri,” katanya.

 

Menurutnya, Keuntungan bagi para wisatawan, selain mereka refreshing dan dapat anggur, mereka juga dapat oksigen yang segar.

“Itu yang tidak bisa didapatkan dari tempat lain, oksigen segar itu pasti akan mencuci paru-paru kita. Sehingga, kita akan lebih sehat,” ucap Dedi.

 

Sementara itu, Ketua Tani Milenial, Tahmo Cahyono mengatakan, saat panen anggur cukup banyak wisatawan dari beberapa daerah yang berkunjung.

Seperti Cilacap, Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta berkunjung ke kebun anggur miliknya.

“Pelanggan yang beli, mereka bisa icip-icip terlebih dahulu. Kita beri kebebasan untuk icip-icip lah,” katanya.

Ada 10 varian anggur impor di tempatnya. Untuk harganya, semua disamakan yakni Rp 100 ribu per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pangandaran Soroti Dugaan Keuntungan dalam Menu MBG, Minta Masyarakat Berani Speak Up

28 Februari 2026 - 17:09 WIB

KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026

27 Februari 2026 - 22:03 WIB

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Pangandaran Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

27 Februari 2026 - 14:59 WIB

Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu

26 Februari 2026 - 19:06 WIB

KUA Cimerak Gelar BRUS di SMK Miftahul Ulum, Bentengi Remaja dari Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

26 Februari 2026 - 15:02 WIB

Trending di Daerah