Menu

Mode Gelap
Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Aplikasi Investasi, Withdraw Dana Mendadak Tak Bisa Dibuka Himpunan Mahasiswa Anggalarang Kanupayen Pangandaran Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar

Daerah

Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

badge-check


					Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pangandaran, Jabar menuai polemik.

Sejumlah warga menyayangkan menu yang dibagikan selama Ramadan 2026 karena dinilai tidak sesuai harapan dan jauh dari standar gizi yang layak.

Polemik mencuat setelah beredarnya video dan tangkapan layar percakapan di media sosial, terutama Facebook dan grup WhatsApp.

Dalam satu video yang beredar, seorang pria memperlihatkan paket MBG berisi telur rebus, roti, serta tiga butir kurma yang dibungkus plastik kecil.

Unggahan lain menunjukkan menu serupa berupa telur rebus, roti, dan kacang tanah dalam kemasan plastik sederhana.

Sementara itu, paket yang disebut diperuntukkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui dilaporkan hanya berisi satu buah jeruk, roti, dan kue kecil.

Tak hanya itu, ada pula paket MBG yang disebut hanya terdiri dari susu kemasan kecil, kacang tanah sangrai, dan satu buah belimbing.

Beragamnya menu tersebut memicu keluhan warganet.

Sejumlah akun Facebook menyampaikan kekecewaan dan mempertanyakan kualitas serta kelayakan program tersebut.

“(Menu MBG) makin parah,” tulis akun bernama Yuyun dalam unggahannya, Selasa (24/2/2026).

Komentar bernada lebih keras juga bermunculan. Ada warganet yang menduga program MBG menjadi celah praktik korupsi.

“Maling berkedok gizi,” tulis akun lainnya. Sementara akun berbeda menambahkan, “Semakin ngaco MBG ya.”

Sejumlah warga mempertanyakan apakah menu yang dibagikan sudah memenuhi standar kecukupan gizi atau tidak.

Terutama, selain para pelajar, program MBG ini ditujukan bagi kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Terkait polemik tersebut, belum ada keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional maupun Koordinator MBG di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Sat Lantas Polres Banjar Bagikan Ratusan Takjil

24 Februari 2026 - 17:57 WIB

Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung

23 Februari 2026 - 15:19 WIB

Semangat Ramadan, Penjual Sate Aci Bakar di Padaherang Ramaikan CFD

22 Februari 2026 - 20:35 WIB

Meski Hujan, Bazar Ramadan di Cibogo dan Karangmulya Padaherang Tetap Berjalan

22 Februari 2026 - 17:37 WIB

KUA Cimerak Perkuat Koordinasi Pengelolaan Zakat Fitrah Jelang Ramadan 1447 H

20 Februari 2026 - 21:36 WIB

Trending di Daerah