Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Headline

205 Hektar Sawah di Wilayah Maruyusari Pangandaran Terendam Banjir

badge-check


					205 Hektar Sawah di Wilayah Maruyusari Pangandaran Terendam Banjir Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ratusan hektare persawahan di Desa Maruyusari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran terendam banjir kiriman.

Pada Kamis (20/2/2025) pagi, hamparan sawah di wilayah tersebut nyaris semua terendam banjir.

Benih padi yang baru ditanam sejumlah petani beberapa minggu lalu, tenggelam air dan sudah mulai tidak terlihat.

Banjir terjadi akibat derasnya air hujan dari pegunungan, kiriman dari beberapa Desa sekitar, dan saluran air tidak lancar

Ada tiga Dusun di Desa Maruyusari yang lahan sawahnya banjir. Yakni, Dusun Tarisi, Dusun Anggaraksan, dan Dusun Maruyungsari.

Bentuk Kepedulian, Jajaran Propam Polres Banjar Gelar Baksos

Kades Maruyusari, Tusiman, menyebut, lahan persawahan yang kini terdampak banjir ada sekitar 205 hektar.

“Sebagian lahan persawahan di Dusun Tarisi, Dusun Anggaraksan, dan Dusun Maruyungsari itu terendam banjir,” jelasnya.

APKLINDO Jabar Laksanakan Musprov II 2025 di Pangandaran

Akibatnya, benih padi yang ditanam pertama para petani banyak yang mati dan nanti harus kembali menanam ulang.

“Semoga, akhir Februari hujannya agak reda. Jadi, sawah itu bisa kembali ditanami padi. Tapi, pasti panennya mundur,” ungkap Tusiman.

Polres Pangandaran Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat Keras Terbatas, 3 Orang Jadi Tersangka

Meski demikian, dia bersyukur banjir tidak sampai merendam pemukiman seperti terjadi di Dusun Anggaraksan beberapa minggu lalu.

“Banjir tidak sampai ke rumah warga, paling di lahan persawahan saja,” ungkapnya. [©]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Bau Menyengat, PHRI Bantah Limbah di Pantai Pangandaran dari Hotel

3 Februari 2026 - 12:49 WIB

Polres Banjar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Lalu Lintas Tertib

2 Februari 2026 - 20:34 WIB

Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran

2 Februari 2026 - 12:36 WIB

Trending di Bisnis