Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Rumah Warga di Padaherang Pangandaran Ambruk Akibat Diguyur Hujan 

badge-check


					Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang Perbesar

Poto: TNI Polri membantu menyingkirkan puing bangunan rumah ambruk milik pak maman di padaherang

LENSAPRIANGAN.COM – Rumah Maman, warga Dusun Patinggen 1, RT 12/03 Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat ambruk.

 

Tagana Kecamatan, Kusnadi mengatakan, Ambruknya rumah tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu, (1/5/2024) dini hari.

“Awalnya, akibat gempa di Garut. Rumah masih terlihat aman, masih bisa dihuni. Tapi, dini hari tadi hujan dan angin kencang,” ujar Kusnadi,

 

Ia mengaku prihatin. Pasalnya kondisi ekonomi Pak Maman sangat mengkhawatirkan. Terlebih, usianya sudah tua tidak bisa bekerja.

Kusnadi menjelaskan, rumah tersebut dihuni oleh 3 orang. Kondisi bangunan sudah tua dan lapuk.

 

Sebagian kontruksi bangunan kata dia, terbuat dari anyaman bambu (bilik) dan GRC.

Menurutnya, sebelum atap rumahnya ambruk, geger terdengar suara genting berjatuhan di pojok kamar dekat dapur.

“Terus, tidak lama langsung ambruk semua,” ucap Kusnadi.

 

Meski begitu, beruntung pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban.

“Untuk sementara, pak Maman dan istrinya mengungsi di rumah cucunya. Karena rumahnya sudah tidak layak dihuni,” ungkap Kusnadi.

 

Pasca kejadian, sejumlah instansi pemerintah, TNI POLRI dan warga membantu menyingkirkan puing-puing bangunan.

Akibat peristiwa itu, rumah pak Maman mengalami kerusakan cukup parah. Kusnadi menaksir, total kerugian sekitar Rp 20 juta.

“Sementara kalau bantuan itu belum ada. Mungkin nanti dari Dinas sosial atau Kemensos,” katanya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah