Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Ketua DPD PPNI Pangandaran Akui Perhatian Pemerintah Luar Biasa

badge-check


					Poto: kegiatan acara halal bihalal dan pelantikan Perbesar

Poto: kegiatan acara halal bihalal dan pelantikan

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua DPD PPNI Agus Maliana S.kep. Ners. MM mengatakan, perhatian dari pemerintah sangat luar biasa, hal itu bisa rasakan pasca Covid-19 lalu.

Pernyataan itu disampaikan usai kegiatan halal bihalal dan pelantikan di hotel grand mutiara pangandaran Sabtu, (4/5/2024).

Di dalam kegiatan tersebut, PPNI Kabupaten Pangandaran melantik 50 anggota Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kabupaten.

 

Menurutnya, perhatian pemerintah kepada tenaga perawat di Kabupaten sangat luar biasa

Ia menuturkan, pemerintah juga memperhatikan dari sisi kesejahteraan para perawat di pangandaran.

 

“Karena, di kabupaten Pangandaran tenaga perawat non ASN itu juga dapat pendapatan honor daerah. Maupun sekarang di Puskesmas ada honor BLUD,” katanya.

Agus menyebut, status tenaga perawat ASN di Kabupaten Pangandaran kurang lebih 300 dan honor sekitar 400-an.

Ia mengaku, PPNI tetap berupaya mendorong dan berkomunikasi denga Pemda dalam rangka meningkatkan kesejahteraan perawat.

 

“Salah satunya meningkatkan status kepegawaian dari non ASN menjadi ASN,” ungkapnya.

Sementara itu, organisasi profesi PPNI itu, memiliki visi yakni lebih dekat, dirasakan dan bermanfaat.

Menurutnya, tenaga perwat berhubung langsung dengan masyarakat.

 

Ia juga menyebut, pelayanan kesehatan itu sangat penting. Sebab, berhubungan dengan nyawa manusia.

Maka, Lebih dekat dalam visi PPNI, yakni lebih ramah kepada ke pasien

 

Kemudian, visi dirasakan mengartikan, peran perwarat itu betul-betul bisa dirasakan masyarakat.

“Kalau dulu image perwat itu judes, kita berharap sekarang itu tidak ada lagi,” kata dia.

 

Selain itu, visi bermanfaat mengartikan kehadiran perawat di masyarakat betul-betul dirasakan.

Ia mewakili perawat di Kabupaten mengucap terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya selama ini.

 

“Alhamdulillah, kalau melihat di pangandaran, masyarakat memberi dukungan masukan yang positif kepada PPNI,”

“Dan, kami juga berharap di internal kepada para perwarat tidak pernah bosan-bosan memberi pembinaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkapnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah