Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Ketua DPD PPNI Pangandaran Akui Perhatian Pemerintah Luar Biasa

badge-check


					Poto: kegiatan acara halal bihalal dan pelantikan Perbesar

Poto: kegiatan acara halal bihalal dan pelantikan

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua DPD PPNI Agus Maliana S.kep. Ners. MM mengatakan, perhatian dari pemerintah sangat luar biasa, hal itu bisa rasakan pasca Covid-19 lalu.

Pernyataan itu disampaikan usai kegiatan halal bihalal dan pelantikan di hotel grand mutiara pangandaran Sabtu, (4/5/2024).

Di dalam kegiatan tersebut, PPNI Kabupaten Pangandaran melantik 50 anggota Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kabupaten.

 

Menurutnya, perhatian pemerintah kepada tenaga perawat di Kabupaten sangat luar biasa

Ia menuturkan, pemerintah juga memperhatikan dari sisi kesejahteraan para perawat di pangandaran.

 

“Karena, di kabupaten Pangandaran tenaga perawat non ASN itu juga dapat pendapatan honor daerah. Maupun sekarang di Puskesmas ada honor BLUD,” katanya.

Agus menyebut, status tenaga perawat ASN di Kabupaten Pangandaran kurang lebih 300 dan honor sekitar 400-an.

Ia mengaku, PPNI tetap berupaya mendorong dan berkomunikasi denga Pemda dalam rangka meningkatkan kesejahteraan perawat.

 

“Salah satunya meningkatkan status kepegawaian dari non ASN menjadi ASN,” ungkapnya.

Sementara itu, organisasi profesi PPNI itu, memiliki visi yakni lebih dekat, dirasakan dan bermanfaat.

Menurutnya, tenaga perwat berhubung langsung dengan masyarakat.

 

Ia juga menyebut, pelayanan kesehatan itu sangat penting. Sebab, berhubungan dengan nyawa manusia.

Maka, Lebih dekat dalam visi PPNI, yakni lebih ramah kepada ke pasien

 

Kemudian, visi dirasakan mengartikan, peran perwarat itu betul-betul bisa dirasakan masyarakat.

“Kalau dulu image perwat itu judes, kita berharap sekarang itu tidak ada lagi,” kata dia.

 

Selain itu, visi bermanfaat mengartikan kehadiran perawat di masyarakat betul-betul dirasakan.

Ia mewakili perawat di Kabupaten mengucap terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya selama ini.

 

“Alhamdulillah, kalau melihat di pangandaran, masyarakat memberi dukungan masukan yang positif kepada PPNI,”

“Dan, kami juga berharap di internal kepada para perwarat tidak pernah bosan-bosan memberi pembinaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkapnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah