Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Ketua MPC PP Kota Banjar: Pemimpin Kedepan Harus Bersih Dari Korupsi

badge-check


					Andi Maulana, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar. Perbesar

Andi Maulana, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar.

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar, Andi Maulana berharap sosok pemimpin untuk Kota Banjar kedepan itu harus bersih dari korupsi.

Selain itu, pemimpin Kota Banjar kedepan tidak memiliki rekam jejak yang berkaitan dengan korupsi.

“Saya harap yang nantinya menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota harus bersih dari korupsi,” katanya Rabu, (15/5/2024).

 

Andi melihat, dari nama – nama bakal calon yang muncul dan akan maju di Pilkada Kota Banjar 2024, ada sejumlah nama – nama yang pernah berkaitan dengan kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Negeri Kota Banjar.

“Kita tidak boleh lupa jejak digital, siapa saja yang pernah dipanggil oleh KPK,” kata Andi.

 

Maka dari itu, masyarakat harus lebih pintar dalam memilih calon pemimpin Kota Banjar kedepan.

Hal itu supaya Kota Banjar kedepan lebih baik dan maju serta masyarakatnya sejahtera.

“Maka dari itu, masyarkat yang harus pintar memilih siapa sosok kedepan yang pantas untuk memimpin Banjar,” kata Andi

 

Meski Banjar merupakan kota kecil dan hanya empat kecamatan, akan tetapi, Kota Banjar ini letak wilayahnya starategis karena berbatasan langsung dengan Provinsi Jateng.

“Selain bersih dari korupsi, pemimpin Kota Banjar kedepan harus memiliki visi dan misi yang jelas agar Banjar lebih maju lagi,” harapnya

 

Selain harus paham dalam birokrasi, Wali Kota dan Wakil Walikota harus pintar dalam menggali potensi yang dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan, pemimpin Kota Banjar kedepan harus bisa mendatangkan investor. Mengingat keuangan Kota Banjar saat ini dalam kondisi defisit.

“Potensi yang ada yang dapat menghasilkan PAD itu harus digali,” ungkap Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah