Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Wabup Pangandaran Berikan Uang Rp5 Juta ke Ida Nuraida

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin saat memberikan bantuan Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin saat memberikan bantuan

LENSAPRIANGAN.COM – Janda beranak dua, Ida Nuraida (45) warga desa Karangmulya Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menerima sejumlah uang dari wakil bupati ujang Endin Indrawan.

 

“Terima kasih atas bantuanya, semoga pak wakil bupati diberi kesehatan, kelancaran dan bisa jadi bupati,” kata Ida saat diwawancarai dikediamannya Sabtu, (29/6/2024).

Ida mengaku diberi uang sebesar Rp 5 juta. Rencananya, uang tersebut akan dibelanjakan membeli material bangunan.

“Rencananya untuk material. Yang penting aku punya rumah walaupun kecil yang penting bahagia,” ucapnya.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengatakan, rumah Ida memang sangat tidak layak huni dan sudah seharusnya mendapat bantuan.

“Sebenarnya pemerintah sudah mengusulkan rutilahu. Tapi kemarin engga dapat, karena memang rumahnya belum roboh. semoga untuk kedepan dapat rutilahu,” kata Endin.

Menurutnya, ada banyak rumah warga di Kabupaten Pangandaran tidak layak huni. Akan tetapi rumah Ida sudah sangat parah.

“iya masih banyak di pangandaran rumah tak layak huni,” katanya.

Sebelumnya, rumah Ida ambruk akibat diguncang gempa sebanyak 3 kali beberapa waktu lalu. Selain itu, kondisi rumah Ida tanpa atap dan nampak semerawut.

Ida seorang janda, Ia tinggal dengan dua anaknya yang masih kecil. Mirisnya, di rumah tersebut tidak memiliki mandi cuci dan kakus (MCK).

Jika ingin mandi, mencuci, dan buang air besar, Ida dan kedua anaknya harus berjalan kaki dengan menempuh jarak sekitar 50 meter dari rumahnya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah