Menu

Mode Gelap
Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung

Daerah

Wabup Pangandaran Berikan Uang Rp5 Juta ke Ida Nuraida

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin saat memberikan bantuan Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin saat memberikan bantuan

LENSAPRIANGAN.COM – Janda beranak dua, Ida Nuraida (45) warga desa Karangmulya Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menerima sejumlah uang dari wakil bupati ujang Endin Indrawan.

 

“Terima kasih atas bantuanya, semoga pak wakil bupati diberi kesehatan, kelancaran dan bisa jadi bupati,” kata Ida saat diwawancarai dikediamannya Sabtu, (29/6/2024).

Ida mengaku diberi uang sebesar Rp 5 juta. Rencananya, uang tersebut akan dibelanjakan membeli material bangunan.

“Rencananya untuk material. Yang penting aku punya rumah walaupun kecil yang penting bahagia,” ucapnya.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengatakan, rumah Ida memang sangat tidak layak huni dan sudah seharusnya mendapat bantuan.

“Sebenarnya pemerintah sudah mengusulkan rutilahu. Tapi kemarin engga dapat, karena memang rumahnya belum roboh. semoga untuk kedepan dapat rutilahu,” kata Endin.

Menurutnya, ada banyak rumah warga di Kabupaten Pangandaran tidak layak huni. Akan tetapi rumah Ida sudah sangat parah.

“iya masih banyak di pangandaran rumah tak layak huni,” katanya.

Sebelumnya, rumah Ida ambruk akibat diguncang gempa sebanyak 3 kali beberapa waktu lalu. Selain itu, kondisi rumah Ida tanpa atap dan nampak semerawut.

Ida seorang janda, Ia tinggal dengan dua anaknya yang masih kecil. Mirisnya, di rumah tersebut tidak memiliki mandi cuci dan kakus (MCK).

Jika ingin mandi, mencuci, dan buang air besar, Ida dan kedua anaknya harus berjalan kaki dengan menempuh jarak sekitar 50 meter dari rumahnya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Haduh! Kabel Telkom Terseret Kontainer di Tikungan Putrapinggan Pangandaran

11 Maret 2026 - 03:57 WIB

Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran

10 Maret 2026 - 20:56 WIB

Menjelang Idulfitri, CFD Cilalay Padaherang Tetap Ramai Dipadati Warga

8 Maret 2026 - 18:36 WIB

Satgas Percepatan MBG Pangandaran Evaluasi Kelayakan Makanan Setiap SPPG

8 Maret 2026 - 13:50 WIB

Polres Banjar dan Pemkot Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung Penghubung Jabar–Jateng

7 Maret 2026 - 18:52 WIB

Trending di Daerah