Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Judol Dikeluhkan Tokoh Agama di Kota Banjar, Ini Kata Kapolres

badge-check


					Judol Dikeluhkan Tokoh Agama di Kota Banjar, Ini Kata Kapolres Perbesar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K.,M.H. kembali menggelar kegiatan diskusi dengan masyarakat bertajug Jumat Curhat di Masjid Al-Barokah (Pondok Pesantren Miftahul Ikhsan).

Masjid itu beralamat di Lingkungan Cisauheun Rt. 021 Rw. 007 Kelurahan Situbatu Kecamatan Banjar Kota Banjar. (26/07/2024)

Dalam kesempatanya, Kapolres Banjar menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas kepada para jemaah yang hadir. Ia menegaskan peran penting Polri sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002, yakni sebagai Harkamtibmas, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami sangat menghargai dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” ujar Kapolres Banjar.

Kapolres juga memperkenalkan diri kepada jemaah dan menekankan pentingnya silaturahmi serta tatap muka langsung dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kamtibmas di Kota Banjar adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tugas kepolisian.

“Kami selalu terbuka untuk menerima keluhan dan masukan dari masyarakat mengenai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Pimpinan Ponpes Al-Falah Tasikmalaya KH. Zudin mengeluhkan terkait maraknya judi online, mohon solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kapolres Banjar langsung menanggapi hal tersebut bahwa judi online menjadi masalah Nasional bukan hanya kota Banjar.

 

Menurutnya, Pemerintah terus berupaya untuk memblokir situs-situs judi online, blokir 1 tumbuh lebih banyak lagi situs-situs judi online.

“Mabes Polri membentu Satgas khusus ini menangani permasalahan ini, dengan cara memutus mata rantainya mulai dari bandar hingga kaki tangannya. Apabila tidak ada yang main lagi, maka secara otomatis judi online akan mati dengan sendirinya. Sehingga masyarakat berperan penting dalam memberantas judi online ini yaitu dengan tidak main judi online,” Ucap Kapolres Banjar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah