Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Judol Dikeluhkan Tokoh Agama di Kota Banjar, Ini Kata Kapolres

badge-check


					Judol Dikeluhkan Tokoh Agama di Kota Banjar, Ini Kata Kapolres Perbesar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K.,M.H. kembali menggelar kegiatan diskusi dengan masyarakat bertajug Jumat Curhat di Masjid Al-Barokah (Pondok Pesantren Miftahul Ikhsan).

Masjid itu beralamat di Lingkungan Cisauheun Rt. 021 Rw. 007 Kelurahan Situbatu Kecamatan Banjar Kota Banjar. (26/07/2024)

Dalam kesempatanya, Kapolres Banjar menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas kepada para jemaah yang hadir. Ia menegaskan peran penting Polri sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002, yakni sebagai Harkamtibmas, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami sangat menghargai dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” ujar Kapolres Banjar.

Kapolres juga memperkenalkan diri kepada jemaah dan menekankan pentingnya silaturahmi serta tatap muka langsung dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kamtibmas di Kota Banjar adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tugas kepolisian.

“Kami selalu terbuka untuk menerima keluhan dan masukan dari masyarakat mengenai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Pimpinan Ponpes Al-Falah Tasikmalaya KH. Zudin mengeluhkan terkait maraknya judi online, mohon solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kapolres Banjar langsung menanggapi hal tersebut bahwa judi online menjadi masalah Nasional bukan hanya kota Banjar.

 

Menurutnya, Pemerintah terus berupaya untuk memblokir situs-situs judi online, blokir 1 tumbuh lebih banyak lagi situs-situs judi online.

“Mabes Polri membentu Satgas khusus ini menangani permasalahan ini, dengan cara memutus mata rantainya mulai dari bandar hingga kaki tangannya. Apabila tidak ada yang main lagi, maka secara otomatis judi online akan mati dengan sendirinya. Sehingga masyarakat berperan penting dalam memberantas judi online ini yaitu dengan tidak main judi online,” Ucap Kapolres Banjar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Muscab PKB di Pangandaran, Siap Hijaukan Bumi Pesisir

18 April 2026 - 14:15 WIB

Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat

18 April 2026 - 10:37 WIB

Warsun: Jangan Giring Opini, Kunjungan Menhan Adalah Langkah Strategis, Bukan Ancaman Kedaulatan

17 April 2026 - 20:28 WIB

Trending di Headline