Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Tak Ada Respon, AWP Kota Banjar Akan Layangkan Surat Ke Kejati dan Kejagung

badge-check


					Jajaran anggota Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) kota Banjar Perbesar

Jajaran anggota Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) kota Banjar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Belum jelasnya status dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan anggota DPRD Kota Banjar menjadi sorotan bagi sejumah elemen masyarakat bahkan awak media. Pasalnya dalam dugaan kasus ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar sudah melakukan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

 

Sejak bergulirnya dugaan kasus ini, informasi yang didapat pihak – pihak yang dimintai keterangan jumlahnya tidak sedikit. Mulai dari pegawai di Sekertariat DPRD Kota Banjar bahkan sampai mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Banjar Ade Setiana dan
mantan Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih.

Belum jelasnya status dugaan kasus ini, puluhan awak media yang mengatasnamakan Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) Kota Banjar datang ke kantor Kejari Kota Banjar Kamis (5/09/2024). Pasalnya mereka sudah melayangkan surat untuk silaturhami sekaligus mempertanyakan terkait perkembangan soal dugaan kasus tersebut ke Kejari Kota Banjar.

 

“Kami kemarin ke Kejaksaan tapi pejabat di Kejaksaan menurut security sedang rakernis,” kata Ketua AWP Kota Banjar Ohir Herdiana

Kata Ohir, AWP Kota Banjar akan kembali melayangkan surat ke Kejari sampai diterima oleh pihak Kejari. Jika nantinya surat ke dua tidak juga ditanggapi AWP akan melayangkan surat ke Kejaksaan tinggi Jawa Barat bahkan ke Kejaksaan Agung.

“Jika tidak ada respon terus kami akan ke Kejati bahkan sampai ke Kejagung,” ungkapnya

Dengan tidak adanya respon maupun surat balasan dari Kejari Banjar, Ohir menduga dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan anggota DPRD Kota Banjar yang ditangani oleh Kejari saat ini akan diperti es kan. AWP akan berkoordinasi dengan elemen masyarakat karena dugaan kasus ini sudah ramai dipublik.

 

“Tidak adanya respon dari Kejari, justru itu yang membuat kami menduga kasus ini akan dipeti es kan,” ungkapnya

Kepala seksi tindak pidana khusus Kejari Kota Banjar Gede Maulana SH saat dikonfirmasi soal status dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan yang saat ini ditangani tidak memberikan jawaban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah