Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Tak Ada Respon, AWP Kota Banjar Akan Layangkan Surat Ke Kejati dan Kejagung

badge-check


					Jajaran anggota Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) kota Banjar Perbesar

Jajaran anggota Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) kota Banjar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Belum jelasnya status dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan anggota DPRD Kota Banjar menjadi sorotan bagi sejumah elemen masyarakat bahkan awak media. Pasalnya dalam dugaan kasus ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar sudah melakukan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

 

Sejak bergulirnya dugaan kasus ini, informasi yang didapat pihak – pihak yang dimintai keterangan jumlahnya tidak sedikit. Mulai dari pegawai di Sekertariat DPRD Kota Banjar bahkan sampai mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Banjar Ade Setiana dan
mantan Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih.

Belum jelasnya status dugaan kasus ini, puluhan awak media yang mengatasnamakan Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) Kota Banjar datang ke kantor Kejari Kota Banjar Kamis (5/09/2024). Pasalnya mereka sudah melayangkan surat untuk silaturhami sekaligus mempertanyakan terkait perkembangan soal dugaan kasus tersebut ke Kejari Kota Banjar.

 

“Kami kemarin ke Kejaksaan tapi pejabat di Kejaksaan menurut security sedang rakernis,” kata Ketua AWP Kota Banjar Ohir Herdiana

Kata Ohir, AWP Kota Banjar akan kembali melayangkan surat ke Kejari sampai diterima oleh pihak Kejari. Jika nantinya surat ke dua tidak juga ditanggapi AWP akan melayangkan surat ke Kejaksaan tinggi Jawa Barat bahkan ke Kejaksaan Agung.

“Jika tidak ada respon terus kami akan ke Kejati bahkan sampai ke Kejagung,” ungkapnya

Dengan tidak adanya respon maupun surat balasan dari Kejari Banjar, Ohir menduga dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan anggota DPRD Kota Banjar yang ditangani oleh Kejari saat ini akan diperti es kan. AWP akan berkoordinasi dengan elemen masyarakat karena dugaan kasus ini sudah ramai dipublik.

 

“Tidak adanya respon dari Kejari, justru itu yang membuat kami menduga kasus ini akan dipeti es kan,” ungkapnya

Kepala seksi tindak pidana khusus Kejari Kota Banjar Gede Maulana SH saat dikonfirmasi soal status dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan yang saat ini ditangani tidak memberikan jawaban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah