Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

PJU Tak Maksimal, Perindo Pangandaran Soroti Biaya Rp7 Miliar

badge-check


					Ilustrasi by web Perbesar

Ilustrasi by web

Pangandaran,LENSAPRIANGAN.COM – Politikus partai Perindo Pangandaran Jawa Barat, Cecep Nurhidayat menyoroti anggaran sebesar Rp 7 miliar pertahun untuk penerangan jalan umum (PJU).

Sebab, dia menilai banyak PJU di jalan raya Pangandaran mati permanen.

“Sangat disayangkan dan sangat kecewa,” ujar Cecep melalui pesan suara WhatsApp Minggu, (15/9/2024) malam.

Cecep yang juga ketua DPD partai Perindo Pangandaran mengaku miris melihat kondisi tersebut.

Ia menunjukkan contoh di jalan utama perbatasan yakni Sambong Pangandaran. Menurutnya, di jalan raya tersebut banyak PJU yang mati.

Padahal kata dia, belum lama proyek PJU baru dilaksanakan dengan anggaran yang sangat besar.

Melihat kondisi itu, Cecep pernah menanyakan masalah tersebut ke dinas perhubungan (Dishub) Pangandaran saat dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Pangandaran periode 2019 – 2024 kemarin.

Cecep mengungkapkan, menurut keterangan Dishub Pangandaran, bahwasanya untuk penanggulangan, perbaikan dan pemeliharaan PJU tersebut ranahnya di pusat. Sementara, waktu itu tidak ada anggaranya.

Padahal sepengetahuannya, anggaran penerangan PJU ini ditanggung perbulannya oleh masyarakat. Bahkan ia melihat anggaran untuk PJU se-Pangandaran sebesar Rp 7 miliar.

“Tapi sayangnya kenapa penerangan di jalan umum, khususnya jalur wisata ini yang ramai dengan hilirnya para wisatawan tidak maksimal malah banyak yang mati,” ujarnya.

Menurut Cecep, minimnya PJU menjadi keluhan wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Pangandaran. Keluhan itu disampaikan wisatawan dari Bandung dan luar daerah lain kepada dirinya.

Dia juga mengklaim masalah tersebut pemicu terjadinya kecelakaan di kabupaten Pangandaran semakin meningkat.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada anggota DPRD Pangandaran yang terpilih agar menyikapi maslahah ini dengan serius.

“Untuk anggota DPRD yang baru, tolong untuk penerangan ini di maksimalkan, karena seringkali banyak kecelakaan lalulintas di jalan raya ini, sampai banyak yang meninggal gara-gara kurang penerangan,” kata dia.

Hingga berita ini di tayangkan belum ada keterangan resmi dari Dishub Pangandaran (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

4 Februari 2026 - 14:32 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di Bisnis