Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

PJU Tak Maksimal, Perindo Pangandaran Soroti Biaya Rp7 Miliar

badge-check


					Ilustrasi by web Perbesar

Ilustrasi by web

Pangandaran,LENSAPRIANGAN.COM – Politikus partai Perindo Pangandaran Jawa Barat, Cecep Nurhidayat menyoroti anggaran sebesar Rp 7 miliar pertahun untuk penerangan jalan umum (PJU).

Sebab, dia menilai banyak PJU di jalan raya Pangandaran mati permanen.

“Sangat disayangkan dan sangat kecewa,” ujar Cecep melalui pesan suara WhatsApp Minggu, (15/9/2024) malam.

Cecep yang juga ketua DPD partai Perindo Pangandaran mengaku miris melihat kondisi tersebut.

Ia menunjukkan contoh di jalan utama perbatasan yakni Sambong Pangandaran. Menurutnya, di jalan raya tersebut banyak PJU yang mati.

Padahal kata dia, belum lama proyek PJU baru dilaksanakan dengan anggaran yang sangat besar.

Melihat kondisi itu, Cecep pernah menanyakan masalah tersebut ke dinas perhubungan (Dishub) Pangandaran saat dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Pangandaran periode 2019 – 2024 kemarin.

Cecep mengungkapkan, menurut keterangan Dishub Pangandaran, bahwasanya untuk penanggulangan, perbaikan dan pemeliharaan PJU tersebut ranahnya di pusat. Sementara, waktu itu tidak ada anggaranya.

Padahal sepengetahuannya, anggaran penerangan PJU ini ditanggung perbulannya oleh masyarakat. Bahkan ia melihat anggaran untuk PJU se-Pangandaran sebesar Rp 7 miliar.

“Tapi sayangnya kenapa penerangan di jalan umum, khususnya jalur wisata ini yang ramai dengan hilirnya para wisatawan tidak maksimal malah banyak yang mati,” ujarnya.

Menurut Cecep, minimnya PJU menjadi keluhan wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Pangandaran. Keluhan itu disampaikan wisatawan dari Bandung dan luar daerah lain kepada dirinya.

Dia juga mengklaim masalah tersebut pemicu terjadinya kecelakaan di kabupaten Pangandaran semakin meningkat.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada anggota DPRD Pangandaran yang terpilih agar menyikapi maslahah ini dengan serius.

“Untuk anggota DPRD yang baru, tolong untuk penerangan ini di maksimalkan, karena seringkali banyak kecelakaan lalulintas di jalan raya ini, sampai banyak yang meninggal gara-gara kurang penerangan,” kata dia.

Hingga berita ini di tayangkan belum ada keterangan resmi dari Dishub Pangandaran (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah