Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

PJU Tak Maksimal, Perindo Pangandaran Soroti Biaya Rp7 Miliar

badge-check


					Ilustrasi by web Perbesar

Ilustrasi by web

Pangandaran,LENSAPRIANGAN.COM – Politikus partai Perindo Pangandaran Jawa Barat, Cecep Nurhidayat menyoroti anggaran sebesar Rp 7 miliar pertahun untuk penerangan jalan umum (PJU).

Sebab, dia menilai banyak PJU di jalan raya Pangandaran mati permanen.

“Sangat disayangkan dan sangat kecewa,” ujar Cecep melalui pesan suara WhatsApp Minggu, (15/9/2024) malam.

Cecep yang juga ketua DPD partai Perindo Pangandaran mengaku miris melihat kondisi tersebut.

Ia menunjukkan contoh di jalan utama perbatasan yakni Sambong Pangandaran. Menurutnya, di jalan raya tersebut banyak PJU yang mati.

Padahal kata dia, belum lama proyek PJU baru dilaksanakan dengan anggaran yang sangat besar.

Melihat kondisi itu, Cecep pernah menanyakan masalah tersebut ke dinas perhubungan (Dishub) Pangandaran saat dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Pangandaran periode 2019 – 2024 kemarin.

Cecep mengungkapkan, menurut keterangan Dishub Pangandaran, bahwasanya untuk penanggulangan, perbaikan dan pemeliharaan PJU tersebut ranahnya di pusat. Sementara, waktu itu tidak ada anggaranya.

Padahal sepengetahuannya, anggaran penerangan PJU ini ditanggung perbulannya oleh masyarakat. Bahkan ia melihat anggaran untuk PJU se-Pangandaran sebesar Rp 7 miliar.

“Tapi sayangnya kenapa penerangan di jalan umum, khususnya jalur wisata ini yang ramai dengan hilirnya para wisatawan tidak maksimal malah banyak yang mati,” ujarnya.

Menurut Cecep, minimnya PJU menjadi keluhan wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Pangandaran. Keluhan itu disampaikan wisatawan dari Bandung dan luar daerah lain kepada dirinya.

Dia juga mengklaim masalah tersebut pemicu terjadinya kecelakaan di kabupaten Pangandaran semakin meningkat.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada anggota DPRD Pangandaran yang terpilih agar menyikapi maslahah ini dengan serius.

“Untuk anggota DPRD yang baru, tolong untuk penerangan ini di maksimalkan, karena seringkali banyak kecelakaan lalulintas di jalan raya ini, sampai banyak yang meninggal gara-gara kurang penerangan,” kata dia.

Hingga berita ini di tayangkan belum ada keterangan resmi dari Dishub Pangandaran (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolres dan Dandim di Pangandaran Perkuat Soliditas Sinergitas 

14 Juli 2026 - 12:11 WIB

Trending di Daerah