Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Warga Desa Karangsari Pangandaran Antusias Peringati Hari Santri Nasional

badge-check


					Poto: Kepala desa Karangsari, Sukiman Perbesar

Poto: Kepala desa Karangsari, Sukiman

Pangandaran, LENSAPriangan – Ratusan warga desa Karangsari, kecamatan Padaherang kabupaten Pangandaran Jawa Barat menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Sebanyak 24 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan lembaga pendidikan formal dan non formal di Karangsari berkumpul mengikuti acara penghibaran bendera merah putih di lapang Karangsari Selasa pagi, (22/10/2024).

Meski terik sinar matahari tak menyurutkan semangat mereka untuk berdiri tegak memberikan hormat kepada sang saka merah putih.

Ketua MUI Karangsari Abdurohim mengatakan, upacara ini bertujuan untuk memperingati para ulama yang telah gugur memperjuangkan Indonesia.

 

“Jangan sampai perjuangan-perjuangan terdahulu kita terlupakan, maka kita ingin supaya para pejuang ini selalu dikenang,” ucapnya saat diwawancarai wartawan.

Terlebih kata dia, peringatan ini agar bisa diketahui oleh para generasi-generasi kedepan. Sebab, mengingat para pejuang terdahulu sangat luar biasa.

“Tujuannya agar bisa tertanam jiwa-jiwa patriotisme bagi generasi muda, khususnya kepada seluruh warga di desa Karangsari,” katanya.

 

Kepala desa Karangsari Sukiman mengaku bahagia melihat animo masyarakat memperingati HSN. Padahal, baru pertama kali dilaksanakan di wilayahnya.

“Saya berharap mudah-mudahan bukan hanya tahun ini saja, tapi kedepan mudah-mudahan bisa juga memperingati hari santri nasional,” ungkapnya.

 

Karena lanjut ia, jika melihat sejarah, santri itu berperan besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Maka peringatan hari santri nasional wajib bila diperingati.

ia pun merasa bangga, menurutnya, di kecamatan Padaherang hanya desa Karangsari yang melaksanakan peringatan HSN.

 

“Untuk kecamatan Padaherang kayaknya baru desa Karangsari yang melakasankan upacara memperingati hari santri nasional tingkat desa,” katanya.

“Saya do’akan agar masyarakat tetap sehat dan menjaga kekokohan persatuan dan kesatuan,” kata dia menambahkan.

 

Sementara itu ia mengungkapkan, peringatan HSN bukan hanya menggelar upacara saja. Tetapi pada malam harinya akan dilaksanakan pengajian Akbar di aula desa.

“Nanti malam juga ada pengajian Akbar yang di isi mubaligh dari Tasik,” kata dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah