Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Warga Desa Karangsari Pangandaran Antusias Peringati Hari Santri Nasional

badge-check


					Poto: Kepala desa Karangsari, Sukiman Perbesar

Poto: Kepala desa Karangsari, Sukiman

Pangandaran, LENSAPriangan – Ratusan warga desa Karangsari, kecamatan Padaherang kabupaten Pangandaran Jawa Barat menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Sebanyak 24 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan lembaga pendidikan formal dan non formal di Karangsari berkumpul mengikuti acara penghibaran bendera merah putih di lapang Karangsari Selasa pagi, (22/10/2024).

Meski terik sinar matahari tak menyurutkan semangat mereka untuk berdiri tegak memberikan hormat kepada sang saka merah putih.

Ketua MUI Karangsari Abdurohim mengatakan, upacara ini bertujuan untuk memperingati para ulama yang telah gugur memperjuangkan Indonesia.

 

“Jangan sampai perjuangan-perjuangan terdahulu kita terlupakan, maka kita ingin supaya para pejuang ini selalu dikenang,” ucapnya saat diwawancarai wartawan.

Terlebih kata dia, peringatan ini agar bisa diketahui oleh para generasi-generasi kedepan. Sebab, mengingat para pejuang terdahulu sangat luar biasa.

“Tujuannya agar bisa tertanam jiwa-jiwa patriotisme bagi generasi muda, khususnya kepada seluruh warga di desa Karangsari,” katanya.

 

Kepala desa Karangsari Sukiman mengaku bahagia melihat animo masyarakat memperingati HSN. Padahal, baru pertama kali dilaksanakan di wilayahnya.

“Saya berharap mudah-mudahan bukan hanya tahun ini saja, tapi kedepan mudah-mudahan bisa juga memperingati hari santri nasional,” ungkapnya.

 

Karena lanjut ia, jika melihat sejarah, santri itu berperan besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Maka peringatan hari santri nasional wajib bila diperingati.

ia pun merasa bangga, menurutnya, di kecamatan Padaherang hanya desa Karangsari yang melaksanakan peringatan HSN.

 

“Untuk kecamatan Padaherang kayaknya baru desa Karangsari yang melakasankan upacara memperingati hari santri nasional tingkat desa,” katanya.

“Saya do’akan agar masyarakat tetap sehat dan menjaga kekokohan persatuan dan kesatuan,” kata dia menambahkan.

 

Sementara itu ia mengungkapkan, peringatan HSN bukan hanya menggelar upacara saja. Tetapi pada malam harinya akan dilaksanakan pengajian Akbar di aula desa.

“Nanti malam juga ada pengajian Akbar yang di isi mubaligh dari Tasik,” kata dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah