Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta Tularkan Virus Kebaikan di Pangandaran

badge-check


					Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan Perbesar

Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan

Pangandaran,LENSAPriangan – Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta menggandeng SMAN 1 Parigi menggelar pengobatan gratis kepada 1.000 masyarakat Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua pelaksana alumni SMAN 7 Jakarta Dwi Heryanto mengatakan, targetnya sasarannya yaitu, lansia, ibu hamil, penderita mata minus dan plus serta penyakit umum lainya.

Menurut Dwi, salah satu tujuan dari kegiatan tersebut yakni menularkan virus kebaikan bagi para alumni SMAN di Indonesia.

“SMA Parigi ini kan masyarakat kita juga. Jadi kita hanya menularkan, supaya tertular dan berkembang. Dan itu kami sampaikan juga ke SMA yang lain,” kata dia di SMA Parigi, Pangangandaran Sabtu, (26/10/2024).

 

Dwi mengungkapkan, kegiatan tersebut rutin dilakukan selama satu tahun sekali. Ia mengaku sudah menularkan ke 15 wilayah di Indonesia, salah satunya di Sumatera Utara.

“Sebenernya ini yang ke 18, tapi kemarin kepotong covid-19 selama tiga tahun. Jadi ini yang ke 15,” ungkapnya.

 

Ketua ikatan alumni SMAN 1 Parigi, Dani Hamdani mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan para alumni SMAN 7 Jakarta. Ia berharap, bisa menginspirasi SMAN 1 Parigi.

“Mudah-mudahan kedepannya alumni SMA Parigi bisa mengadakan kegiatan baksos apapun, mau pengobatan ataupun lingkungan, sehingga bisa membantu pemerintah kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

 

Sementara itu, warga Cintakarya Parigi, Harun mengatakan, sengaja datang di kegiatan lantaran mempunyai keluhan lambung, kolesterol dan penglihatan tidak jelas.

“Saya kesini minta bantuan, ternyata benar-benar serius menanganinya. Apa yang saya rasakan langsung diberi pertolongan,” ucapnya.

 

Untuk informasi, Dalam pengobatan tersebut, warga diperiksa oleh dokter ahli dari jakarta. Mereka di periksa kemudian diberikan obat sesuai keluhannya masing-masing secara gratis. Usai pemeriksaan, mereka diberikan sembako.

Sementara itu, Bagi penderita mata minus maupun plus, mereka diberikan kacamata langsung di lokasi pengobatan. Namun, bagi penderita mata minus di arahkan untuk menunggu kacamata beberapa hari kedepan. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah