Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta Tularkan Virus Kebaikan di Pangandaran

badge-check


					Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan Perbesar

Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan

Pangandaran,LENSAPriangan – Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta menggandeng SMAN 1 Parigi menggelar pengobatan gratis kepada 1.000 masyarakat Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua pelaksana alumni SMAN 7 Jakarta Dwi Heryanto mengatakan, targetnya sasarannya yaitu, lansia, ibu hamil, penderita mata minus dan plus serta penyakit umum lainya.

Menurut Dwi, salah satu tujuan dari kegiatan tersebut yakni menularkan virus kebaikan bagi para alumni SMAN di Indonesia.

“SMA Parigi ini kan masyarakat kita juga. Jadi kita hanya menularkan, supaya tertular dan berkembang. Dan itu kami sampaikan juga ke SMA yang lain,” kata dia di SMA Parigi, Pangangandaran Sabtu, (26/10/2024).

 

Dwi mengungkapkan, kegiatan tersebut rutin dilakukan selama satu tahun sekali. Ia mengaku sudah menularkan ke 15 wilayah di Indonesia, salah satunya di Sumatera Utara.

“Sebenernya ini yang ke 18, tapi kemarin kepotong covid-19 selama tiga tahun. Jadi ini yang ke 15,” ungkapnya.

 

Ketua ikatan alumni SMAN 1 Parigi, Dani Hamdani mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan para alumni SMAN 7 Jakarta. Ia berharap, bisa menginspirasi SMAN 1 Parigi.

“Mudah-mudahan kedepannya alumni SMA Parigi bisa mengadakan kegiatan baksos apapun, mau pengobatan ataupun lingkungan, sehingga bisa membantu pemerintah kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

 

Sementara itu, warga Cintakarya Parigi, Harun mengatakan, sengaja datang di kegiatan lantaran mempunyai keluhan lambung, kolesterol dan penglihatan tidak jelas.

“Saya kesini minta bantuan, ternyata benar-benar serius menanganinya. Apa yang saya rasakan langsung diberi pertolongan,” ucapnya.

 

Untuk informasi, Dalam pengobatan tersebut, warga diperiksa oleh dokter ahli dari jakarta. Mereka di periksa kemudian diberikan obat sesuai keluhannya masing-masing secara gratis. Usai pemeriksaan, mereka diberikan sembako.

Sementara itu, Bagi penderita mata minus maupun plus, mereka diberikan kacamata langsung di lokasi pengobatan. Namun, bagi penderita mata minus di arahkan untuk menunggu kacamata beberapa hari kedepan. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah