Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

DPRD Pangandaran Hesti Mulyati Hadirkan BBPPKS dan Dinsos Berikan Modal Usaha kepada Zaki

badge-check


					Poto: anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati bersama BBPPKS dan Dinsos pangandaran berikan modal usaha kepada keluarga Zaki Perbesar

Poto: anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati bersama BBPPKS dan Dinsos pangandaran berikan modal usaha kepada keluarga Zaki

Pangandaran,LENSAPriangan – Anggota DPRD Pangandaran, Hesti Mulyati berhasil menghadirkan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kemensos RI dan Dinsos setempat untuk memberikan modal usaha dagang kepada oang tua Zaki penderita hirschsprung disease.

Menurut Hesti, keluarga Zaki sangat membutuhkan bantuan tersebut karena mengingat Zaki harus menjalani pengobatan keberlanjutan.

“Alhamdulillah modal yang diberikan merupakan modal untuk buka warung dan jajanan anak-anak,” kata Hesti melalui pesan suara WhatsApp Minggu, (12/1/2024).

Dengan bantuan tersebut, Hesti mengatakan kedepan Ibunda Zaki bisa berjualan di sekolah TK maupun sekolah Diniyah.

“Mudah-mudahan untuk kedepannya untuk orang tua ade Zaki bisa menambah penghasilan karena pengobatan Ade Zaki akan terus berlanjut ,” ungkapnya.

Tak hanya bantuan usaha, Hesti juga mengaku telah berhasil memfasilitasi orang tua Zaki untuk mendapatkan biaya kontrol ke rumah sakit Margono Jawa Tengah.

“Alhamdulillah kita semua telah sudah gerak cepat membantu Ade Zaki supaya mendapat pengobatan yang layak, juga orang tua Zaki mendapat modal usaha,” katanya.

Untuk itu, Hesti menghaturkan terima kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menangani persoalan Zaki.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BBPPKS, dinas sosial, serta camat setempat dan kepala desa Sindawangi. Saya bahagia karena telah biasa memfasilitasi pengobatan Zaki,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Seorang bocah bernama Zaki (10) di Pangandaran menderita penyakit hirschsprung disease. Karena penyakitnya itu, perut Zaki membesar dan harus menjalani operasi.

Reni, orang tua Zaki mengaku kesulitan dalam biaya pengobatan. Mengingat dirinya mempunyai tiga anak sementara sang suami tidak bekerja beberapa bulan terakhir.

Zaki merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, anak pertama duduk di bangku SMK sedangkan anak yang bontot masih berusia 3 tahun.

Karena itu, ia merasa kesulitan mencari biaya pengobatan. Terlebih dalam satu pekan dirinya harus dua kali bolak kontrol ke rumah sakit Margono Jawa Tengah.

Dalam satu kali kontrol saja, ia harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 800 ribu. Biaya tersebut untuk ongkos sewa mobil dan sopir. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah