Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

DPRD Pangandaran Hesti Mulyati Hadirkan BBPPKS dan Dinsos Berikan Modal Usaha kepada Zaki

badge-check


					Poto: anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati bersama BBPPKS dan Dinsos pangandaran berikan modal usaha kepada keluarga Zaki Perbesar

Poto: anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati bersama BBPPKS dan Dinsos pangandaran berikan modal usaha kepada keluarga Zaki

Pangandaran,LENSAPriangan – Anggota DPRD Pangandaran, Hesti Mulyati berhasil menghadirkan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kemensos RI dan Dinsos setempat untuk memberikan modal usaha dagang kepada oang tua Zaki penderita hirschsprung disease.

Menurut Hesti, keluarga Zaki sangat membutuhkan bantuan tersebut karena mengingat Zaki harus menjalani pengobatan keberlanjutan.

“Alhamdulillah modal yang diberikan merupakan modal untuk buka warung dan jajanan anak-anak,” kata Hesti melalui pesan suara WhatsApp Minggu, (12/1/2024).

Dengan bantuan tersebut, Hesti mengatakan kedepan Ibunda Zaki bisa berjualan di sekolah TK maupun sekolah Diniyah.

“Mudah-mudahan untuk kedepannya untuk orang tua ade Zaki bisa menambah penghasilan karena pengobatan Ade Zaki akan terus berlanjut ,” ungkapnya.

Tak hanya bantuan usaha, Hesti juga mengaku telah berhasil memfasilitasi orang tua Zaki untuk mendapatkan biaya kontrol ke rumah sakit Margono Jawa Tengah.

“Alhamdulillah kita semua telah sudah gerak cepat membantu Ade Zaki supaya mendapat pengobatan yang layak, juga orang tua Zaki mendapat modal usaha,” katanya.

Untuk itu, Hesti menghaturkan terima kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menangani persoalan Zaki.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BBPPKS, dinas sosial, serta camat setempat dan kepala desa Sindawangi. Saya bahagia karena telah biasa memfasilitasi pengobatan Zaki,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Seorang bocah bernama Zaki (10) di Pangandaran menderita penyakit hirschsprung disease. Karena penyakitnya itu, perut Zaki membesar dan harus menjalani operasi.

Reni, orang tua Zaki mengaku kesulitan dalam biaya pengobatan. Mengingat dirinya mempunyai tiga anak sementara sang suami tidak bekerja beberapa bulan terakhir.

Zaki merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, anak pertama duduk di bangku SMK sedangkan anak yang bontot masih berusia 3 tahun.

Karena itu, ia merasa kesulitan mencari biaya pengobatan. Terlebih dalam satu pekan dirinya harus dua kali bolak kontrol ke rumah sakit Margono Jawa Tengah.

Dalam satu kali kontrol saja, ia harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 800 ribu. Biaya tersebut untuk ongkos sewa mobil dan sopir. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah