Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Kebijakan Efesiensi, Gapensi dan Karyawan di Pangandaran Bakal Terdampak

badge-check


					Kebijakan Efesiensi, Gapensi dan Karyawan di Pangandaran Bakal Terdampak Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, mengatakan, pengusaha kontruksi bakal terdampak kebijakan efesiensi.
Bentuk Kepedulian, Jajaran Propam Polres Banjar Gelar Baksos
Karena, di dunia kontruksi pasti ada beberapa rencana pembangunan yang sudah ada dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang dibatalkan.
“Jadi, karena ada efesiensi dari kementerian, akhirnya dibatalkan. Termasuk juga dana alokasi khusus (DAK) dipangkas atau dilakukan efesiensi,” katanya melalui WhatsApp, Jumat (14/2/2025).
Menurutnya, nanti bakal tidak banyak pekerjaan kontruksi yang dilaksanakan khususnya Dinas PUPR.
“Kecuali mungkin ada kebijakan lain. Jadi, jelas untuk di Gapensi itu sangat berdampak,” kata Agus.
Karena, paket-paket pekerjaan yang awalnya sudah dipersiapkan dan akan didanai DAK itu menjadi terpangkas.
Ketika pengusaha kontruksi terdampak, tentu kedepan diprediksi tidak banyak pekerja yang sebelumnya biasa mengandalkan dari kerjaan di dunia kontruksi.
“Jadi, jika item pekerjaan diprediksi bakal lebih sedikit. Sehingga, imbasnya jelas terhadap para pekerja,” jelasnya.
Modus Bisa Gandakan Uang, Warga di Pangandaran Tertipu Puluhan Juta
Meski demikian, Agus bakal mencari alternatif – alternatif lain untuk bagaimana supaya si karyawan atau pekerja kontruksi bisa tetap bekerja.
“Atau bisa beralih ke pekerjaan yang tidak terdampak efesiensi itu,” ungkapnya.
Langkah Polres Pangandaran Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia
Meski ada efesiensi, dia berharap, kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan itu bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“Misalkan, pembangunan jalan yang dulu dibiayai dari DAK, sekarang mudah mudahan bisa dibiayai sama Pemda,” ungkap Agus. [®]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah