Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Kebijakan Efesiensi, Gapensi dan Karyawan di Pangandaran Bakal Terdampak

badge-check


					Kebijakan Efesiensi, Gapensi dan Karyawan di Pangandaran Bakal Terdampak Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, mengatakan, pengusaha kontruksi bakal terdampak kebijakan efesiensi.
Bentuk Kepedulian, Jajaran Propam Polres Banjar Gelar Baksos
Karena, di dunia kontruksi pasti ada beberapa rencana pembangunan yang sudah ada dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang dibatalkan.
“Jadi, karena ada efesiensi dari kementerian, akhirnya dibatalkan. Termasuk juga dana alokasi khusus (DAK) dipangkas atau dilakukan efesiensi,” katanya melalui WhatsApp, Jumat (14/2/2025).
Menurutnya, nanti bakal tidak banyak pekerjaan kontruksi yang dilaksanakan khususnya Dinas PUPR.
“Kecuali mungkin ada kebijakan lain. Jadi, jelas untuk di Gapensi itu sangat berdampak,” kata Agus.
Karena, paket-paket pekerjaan yang awalnya sudah dipersiapkan dan akan didanai DAK itu menjadi terpangkas.
Ketika pengusaha kontruksi terdampak, tentu kedepan diprediksi tidak banyak pekerja yang sebelumnya biasa mengandalkan dari kerjaan di dunia kontruksi.
“Jadi, jika item pekerjaan diprediksi bakal lebih sedikit. Sehingga, imbasnya jelas terhadap para pekerja,” jelasnya.
Modus Bisa Gandakan Uang, Warga di Pangandaran Tertipu Puluhan Juta
Meski demikian, Agus bakal mencari alternatif – alternatif lain untuk bagaimana supaya si karyawan atau pekerja kontruksi bisa tetap bekerja.
“Atau bisa beralih ke pekerjaan yang tidak terdampak efesiensi itu,” ungkapnya.
Langkah Polres Pangandaran Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia
Meski ada efesiensi, dia berharap, kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan itu bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“Misalkan, pembangunan jalan yang dulu dibiayai dari DAK, sekarang mudah mudahan bisa dibiayai sama Pemda,” ungkap Agus. [®]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah