Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

KOPRI STITNU Al Farabi Gelar Sekolah Islam Gender IV, Teguhkan Kepemimpinan Perempuan Tanpa Bias Gender

badge-check


					KOPRI STITNU Al Farabi Gelar Sekolah Islam Gender IV, Teguhkan Kepemimpinan Perempuan Tanpa Bias Gender Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Korps PMII Putri (KOPRI) Komisariat STITNU Al Farabi Pangandaran sukses menggelar Sekolah Islam Gender (SIG) ke-IV pada 13–15 Juni 2025, bertempat di Gedung Muslimat NU Cijulang.

Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Gerakan Perempuan Dalam Kepemimpinan Untuk Keadilan Tanpa Bias Gender.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisariat STITNU Al Farabi, Ketua KOPRI STITNU Al Farabi Pangandaran, serta perwakilan Pengurus Cabang PMII Ciamis-Pangandaran.

Ketua Panitia SIG, Halimatussa’diyah, menjelaskan, tema ini mencerminkan komitmen KOPRI untuk melahirkan pemimpin perempuan yang berkualitas dan berdaya saing, serta mendorong penghapusan diskriminasi gender di berbagai sektor.

“KOPRI harus mewujudkan keadilan tanpa bias gender, baik di organisasi maupun masyarakat. Kita harus menghapus stigma sosial terhadap perempuan dan membuka akses serta peluang yang setara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan kesetaraan gender yang dilakukan KOPRI berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah.

“Gerakan gender dalam PMII harus moderat, tidak ke kiri maupun ke kanan. Kita tetap berada dalam koridor pergerakan yang sesuai dengan nilai keaswajaan,” tambahnya.

Ketua KOPRI STITNU Al Farabi Pangandaran, Nova Merisa, menuturkan bahwa SIG merupakan jenjang kaderisasi wajib bagi anggota PMII. Kegiatan ini juga menjadi titik awal terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan adil untuk semua gender.

“SIG bukan hanya membentuk kader, tapi juga menanamkan semangat perjuangan kesetaraan dan kepemimpinan perempuan. Pasca kegiatan, peserta diharapkan terus menjalin solidaritas dan berproses aktif dalam PMII,” kata Nova.

Ia berharap kader KOPRI dan PMII, baik laki-laki maupun perempuan, dapat bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan internal maupun eksternal lembaga. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sat Kamling, Kapolres Banjar; Warga Garda Terdepan Menjaga Kamtibmas

8 Mei 2026 - 17:33 WIB

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Trending di Daerah