Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Tim Kesehatan di Pangandaran Pastikan Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh

badge-check


					Tim Kesehatan di Pangandaran Pastikan Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat mendapat perhatian serius dalam hal kehigienisan makanan.

Pihak kesehatan pun memastikan makanan yang disajikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selalu terjamin kebersihannya, termasuk di SPPG Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Padaherang, Frizky Hendra Putri, mengaku, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan langsung ke lokasi SPPG.

“Kehigienisan MBG di SPPG Kedungwuluh selalu kami kontrol. Sejauh ini sudah sesuai SOP. Kami juga melihat proses memasak, cara packing-nya, dan semuanya baik-baik saja, tidak ada yang menyimpang,” katanya, Senin (10/11/2025).

Selain itu, seluruh relawan atau pegawai SPPG sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap selama proses pengolahan hingga pengemasan makanan.

Menanggapi dugaan adanya kotoran di cangkang telur yang sempat beredar, Frizky menegaskan hal itu kecil kemungkinan terjadi.

“Kemungkinan itu bukan kotoran. Telur sudah melalui proses pencucian, perebusan, dan pengemasan. Secara logika, itu tidak mungkin,” jelasnya.

Dia menyebut, pengawasan dilakukan setiap hari oleh tim Puskesmas Padaherang.

Kemudian di SPPG Kedungwuluh, terdapat pula bank sampel yang menyimpan contoh makanan selama 2×24 jam untuk kebutuhan pemeriksaan bila terjadi sesuatu.

“Sampai saat ini, tidak ada temuan yang aneh atau bermasalah di SPPG Kedungwuluh,” ungkap Frizky.

Sementara Kepala Puskesmas Padaherang, Suryati, menegaskan pihaknya juga terus memantau kegiatan di SPPG melalui laporan harian.

“Kami selalu meminta laporan dari teman-teman di SPPG. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Kejadian yang beredar itu secara logika tidak masuk akal karena semua makanan sudah melalui beberapa proses,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah