Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Tangis Titin Pecah, Cita-cita Siti Aulia Ingin Bangun Rumah di Pangandaran

badge-check


					Tangis Titin Pecah, Cita-cita Siti Aulia Ingin Bangun Rumah di Pangandaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Tangis Titin Suryatin (57) pecah saat mengenang cita-cita anak asuhnya bernama Siti Aulia Marlina (14).

Dengan suara bergetar, perempuan lanjut usia itu menceritakan keinginan Siti yang sederhana tapi penuh makna.

Keinginannya, ingin membangunkan rumah agar orang tua angkatnya tak lagi tinggal di kontrakan.

Siti merupakan anak asuh Titin Suryatin dan Pendi. Sejak berusia satu bulan, Siti Aulia sudah diasuh oleh pasangan itu.

Mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di Dusun Haurseah, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Keinginan Siti Aulia untuk membangunkan rumah sering disampaikan kepada Titin.

Harapan itu muncul dari kepeduliannya terhadap kondisi orang tua angkat yang kini belum memiliki tempat tinggal sendiri.

“Dia pernah bilang ingin membahagiakan kami, ingin membangunkan rumah supaya kami tidak terus-terusan ngontrak,” katanya, Jumat (30/1/2026).

Bagi Titin, cita-cita itu terasa begitu tinggi. Di usianya yang kian renta, membangun rumah menjadi sesuatu yang sulit dibayangkan bisa terwujud.

Meski demikian, Ia tidak henti-hentinya mendoakan agar Siti Aulia kelak sukses dan mampu meraih impiannya.

“Kalau bagi saya, membangun rumah itu berat. Tapi saya selalu berdoa, mudah- mudahan neng Siti Aulia bisa berhasil dan sukses,” ucapnya.

Titin pun menggambarkan Siti Aulia sebagai anak yang rajin dan terbiasa hidup prihatin.

Sejak kecil, Siti sudah terbiasa membantu orang tua angkatnya bekerja di sawah, terutama saat musim panen tiba.

“Dia sering ikut gacong (panen padi). Dari kecil sampai sekarang. Jadi memang sudah biasa hidup susah,” ungkap Titin.

Tak hanya membantu di sawah, di waktu senggang Siti juga kerap mencari barang bekas atau rongsok untuk dijual. Hasil penjualan rongsok itu digunakan untuk membeli jajan dan beras.

“Kadang suka cari rongsok. Dia yang megang karung, saya yang nyari ke tempat sampah,” ujarnya mengenang kebiasaan anak asuhnya itu.

Di tengah keterbatasan hidup, secercah harapan kini datang untuk Siti Aulia.

Polres Pangandaran memberikan perhatian khusus terhadap kelangsungan pendidikannya.

“Alhamdulillah sekarang ada bantuan dari Kapolres Pangandaran. Saya benar-benar berterima kasih. Semoga rezeki dilancarkan, melebihi apa yang sudah diberikan kepada Siti Aulia,” ungkapnya.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menyatakan, siap membantu seluruh biaya pendidikan Siti di SMK Pasundan Cijulang.

Tidak hanya itu, Ikrar juga menyatakan kesiapannya untuk mengangkat Siti Aulia sebagai anak angkat Polres Pangandaran. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah