Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

badge-check


					Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Polemik kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran terus mencuat.

Seorang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Padaherang, Ridwan Sayuti, menegaskan, pihak sekolah telah melaporkan temuan makanan bermasalah (terdapat ulat belatung) itu ke Polsek Padaherang, Rabu (4/2/2026).

Ridwan menyampaikan, laporan itu dilakukan menyusul kekhawatiran para guru terhadap kondisi makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi oleh para siswa.

Menurutnya, pihak kepolisian sempat menyampaikan bahwa makanan MBG tersebut akan diganti, namun hingga kini penggantian yang dijanjikan belum juga direalisasikan.

“Sudah kami laporkan ke pihak Polsek. Informasinya akan diganti, tapi sampai sekarang belum ada penggantian,” tegas Ridwan.

Sementara itu, dari pihak SPPG Agris, Piki Kurniawan memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dan menyajikan makanan MBG dengan sebaik dan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan standar yang ada, Rabu (4/2/2026) saat di konfirmasi beberapa media.

Piki pun menegaskan bahwa pihak SPPG tidak menginginkan adanya makanan MBG yang tidak layak konsumsi.

Ia menyatakan komitmennya untuk menjaga kualitas makanan demi kesehatan para siswa penerima manfaat.

“Kami menghindari agar makanan MBG tidak sampai tidak layak dimakan. Semua sudah kami siapkan sebaik mungkin,” ungkap Piki.

Jika pihak sekolah menemukan makanan yang sudah basi atau tidak layak konsumsi, maka sekolah diminta segera melakukan konfirmasi kepada pihak SPPG.

Ia memastikan, jika memang terbukti makanan tersebut tidak layak, pihaknya siap untuk mengganti makanan yang telah disajikan.

“Kalau memang makanan sudah tidak layak dimakan, tolong pihak sekolah segera konfirmasi. Dari pihak SPPG akan kami ganti,” tambahnya. (Eful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah