Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

badge-check


					Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Polemik kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran terus mencuat.

Seorang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Padaherang, Ridwan Sayuti, menegaskan, pihak sekolah telah melaporkan temuan makanan bermasalah (terdapat ulat belatung) itu ke Polsek Padaherang, Rabu (4/2/2026).

Ridwan menyampaikan, laporan itu dilakukan menyusul kekhawatiran para guru terhadap kondisi makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi oleh para siswa.

Menurutnya, pihak kepolisian sempat menyampaikan bahwa makanan MBG tersebut akan diganti, namun hingga kini penggantian yang dijanjikan belum juga direalisasikan.

“Sudah kami laporkan ke pihak Polsek. Informasinya akan diganti, tapi sampai sekarang belum ada penggantian,” tegas Ridwan.

Sementara itu, dari pihak SPPG Agris, Piki Kurniawan memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dan menyajikan makanan MBG dengan sebaik dan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan standar yang ada, Rabu (4/2/2026) saat di konfirmasi beberapa media.

Piki pun menegaskan bahwa pihak SPPG tidak menginginkan adanya makanan MBG yang tidak layak konsumsi.

Ia menyatakan komitmennya untuk menjaga kualitas makanan demi kesehatan para siswa penerima manfaat.

“Kami menghindari agar makanan MBG tidak sampai tidak layak dimakan. Semua sudah kami siapkan sebaik mungkin,” ungkap Piki.

Jika pihak sekolah menemukan makanan yang sudah basi atau tidak layak konsumsi, maka sekolah diminta segera melakukan konfirmasi kepada pihak SPPG.

Ia memastikan, jika memang terbukti makanan tersebut tidak layak, pihaknya siap untuk mengganti makanan yang telah disajikan.

“Kalau memang makanan sudah tidak layak dimakan, tolong pihak sekolah segera konfirmasi. Dari pihak SPPG akan kami ganti,” tambahnya. (Eful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah