LENSAPRIANGAN.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran tampil berbeda dalam momen perpisahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Dr. H. Kusdiana, M.M.
Kegiatan perpisahan tersebut digelar di kawasan Cikembulan, Pantai Pangandaran, Selasa (5/5/2026) malam.
Sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hadir dengan mengenakan kostum koboy, menambah suasana acara menjadi lebih unik dan meriah.
Namun, penampilan Disdikpora menjadi yang paling mencuri perhatian. Pasalnya, rombongan Disdikpora tidak hanya mengenakan kostum koboy, tapi juga datang ke lokasi acara dengan menunggangi kuda.
Pantauan di lapangan, rombongan Disdikpora menempuh jarak sekitar 500 meter dengan menunggang kuda dari kawasan Cikembulan menuju lokasi acara.
Mereka tampak santai dan kompak sepanjang perjalanan.
Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, disusul Sekretaris Disdikpora, para kepala bidang mulai Kabid SMP, Kabid Olahraga, Kabid SD, serta Kabid Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD-PNF).
Kehadiran mereka sontak menjadi pusat perhatian para tamu undangan. Tidak sedikit yang mengabadikan momen itu karena dinilai unik dan jarang terjadi dalam acara resmi pemerintahan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan sosok Sekda Kusdiana merupakan figur pemimpin yang baik dan memiliki dedikasi tinggi selama menjalankan tugasnya.
“Beliau adalah sosok yang baik, penuh dedikasi, dan selalu memberikan arahan yang membangun bagi kami di jajaran perangkat daerah,” ujar Soleh.
Tentu, kehadiran Disdikpora dengan konsep koboy lengkap dengan kuda merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan loyalitas kepada Sekda Kusdiana yang telah purna tugas.
“Di momen perpisahan ini, kami ingin menunjukkan loyalitas dan penghargaan kami kepada pimpinan yang telah banyak berjasa. Ini juga menjadi cara kami untuk menghadirkan kesan berbeda namun tetap penuh makna,” katanya.
Ia berharap, perpisahan ini bukan menjadi akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari silaturahmi yang terus terjaga ke depannya.
“Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini tetap terjaga, meskipun beliau sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekda,” ungkap Soleh. ***






