Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Afnalink Perkuat Legalitas Mitra ISP dan Tertibkan Infrastruktur Jaringan di Pangandaran

badge-check


					Afnalink Perkuat Legalitas Mitra ISP dan Tertibkan Infrastruktur Jaringan di Pangandaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Afna Digital Indonesia (Afnalink) memperkuat aspek legalitas dan manajemen mitra penyedia layanan internet (ISP) di Kabupaten Pangandaran.

Upaya tersebut dilakukan melalui forum Meet & Gathering bersama mitra dan pemangku kepentingan di satu hotel di Pangandaran, Kamis (20/8/2026).

Forum itu membahas penguatan legalitas mitra, restrukturisasi manajemen jaringan, hingga percepatan pemerataan infrastruktur telekomunikasi di tingkat lokal.

CEO Afna Digital Indonesia, Arif Awaludin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap operasional mitra yang masih membutuhkan penguatan dari sisi manajemen dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Dari sisi korporasi induk, izin ISP resmi sudah kami kantongi sejak 2022 dan dilanjutkan dengan izin jaringan tetap lokal (Jartaplok) berbasis fiber optic. Melalui gathering ini, kami ingin memastikan manajemen dan legalitas seluruh mitra berjalan selaras, sehingga operasional lebih efektif, efisien, dan taat aturan,” jelasnya.

Menurutnya, Afnalink yang memulai penetrasi pasar dari segmen mid-to-low kini melayani sekitar 8.000 hingga 10.000 pelanggan rumah tangga dengan dukungan 41 Point of Presence (POP).

Untuk menjaga keandalan distribusi data, perusahaan pun mengoperasikan dua pusat data yang berada di NeuCentrIX Bandung dan Gedung Cyber Jakarta.

Selain konektivitas ritel, Afnalink mengembangkan bisnis ke layanan colocation server serta solusi system integrator untuk masyarakat dan instansi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pangandaran, Tonton Guntari, menyambut positif kehadiran dan kolaborasi penyedia jasa internet lokal.

Namun, ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap legalitas distribusi jaringan serta penataan infrastruktur fisik, terutama kabel yang terpasang di ruang publik.

“Yang kami tekankan adalah legal formal para mitra ke bawahnya agar benar-benar dibenahi. Dari sisi pemerintah daerah, sorotan utama menyangkut ketertiban pemasangan kabel agar tidak semrawut dan tetap menjaga estetika daerah,” katanya.

Ia menilai penataan infrastruktur jaringan tidak hanya berkaitan dengan estetika, tapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pemerintahan.

“Jadi, jaringan telekomunikasi yang tertib dan andal menjadi salah satu penunjang penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sedang digenjot Pemerintah KabupatenPangandaran,” ungkap Tonton. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah