Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Pasanggiri Mojang Jajaka Pangandaran 2026 Resmi Digelar, Ajang Seleksi Menuju Grand Final

badge-check


					Pasanggiri Mojang Jajaka Pangandaran 2026 Resmi Digelar, Ajang Seleksi Menuju Grand Final Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ajang Unjuk Kabisa Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Pangandaran 2026 resmi digelar di Hotel Grand Palma, kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi menuju malam grand final yang dijadwalkan pada Sabtu, 25 April 2026.

Dalam ajang ini, para peserta dibekali sejumlah nilai penting, di antaranya kemampuan melestarikan budaya, kebanggaan menggunakan bahasa Sunda, serta pemahaman terhadap kearifan lokal masyarakat Pangandaran.

Selain itu, peserta dituntut memiliki kemampuan dalam promosi wisata serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Pangandaran, Panji Arum, mengatakan ajang ini kembali digelar sebagai bentuk persiapan menghadapi pemilihan Mojang Jajaka tingkat Jawa Barat.

“Pasanggiri Mojang Jajaka tidak hanya menitikberatkan pada penampilan fisik, tapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam mempromosikan budaya dan potensi daerah,” paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugista, menilai ajang ini sebagai panggung pembuktian bagi para peserta.

“Ini bukan hanya soal elok paras, tapi juga luhur budi pekerti, kecintaan terhadap tanah air, serta kemampuan dalam mengenalkan dan mempromosikan potensi daerah,” kata Dadan.

Menurutnya, Kabupaten Pangandaran memiliki kekayaan wisata yang beragam, mulai dari pantai, sungai, hingga kekayaan alam dan kuliner khas seperti pindang gunung yang menjadi identitas daerah.

Tentu, para Mojang Jajaka diharapkan mampu menjadi ujung tombak promosi daerah, tidak hanya memperkenalkan, tapi juga menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Peran mereka ke depan adalah menjadi duta wisata dan seni, sekaligus ambassador yang mampu meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Dekade Kebersamaan, Horison Palma Pangandaran Rayakan Anniversary ke-10

23 April 2026 - 21:58 WIB

STISIP BP Banjar Lantik Pengurus Baru DPM, BEM, Himpunan IP dan AB Periode 2025/2026

23 April 2026 - 16:07 WIB

Penguatan Kapasitas, KPID Jabar Gelar Pelatihan Khusus Jurnalis di Priangan Timur

23 April 2026 - 07:41 WIB

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Trending di Daerah