Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Geger, Warga Pangandaran Temukan Mayat Perempuan di Sungai

badge-check


					Mayat perempuan mengambang di sungai Pangandaran Perbesar

Mayat perempuan mengambang di sungai Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – warga di Pangandaran dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di sungai.

 

Tepatnya di aliran Sungai Ciputrapinggan wilayah Desa Babakan Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

 

Saat ditemukan, sejumlah warga yang didominasi ibu-ibu berjejer di tanggul sungai Ciputrapinggan Babakan.

 

Mereka melihat penampakan sesosok mayat perempuan yang mengambang.

 

Mayat perempuan yang belum diketahui namanya ini mengambang di tengah – tengah sungai cukup lama.

 

Ciri-ciri mayat perempuan ini, memakai kaos hitam, celana rok pendek corak batik, rambut ikal hitam dan berusia sekitar 45 tahun.

 

Kapolsek Pangandaran Kompol Usep Sopiyan mengatakan, setelah mendapat laporan itu pihaknya langsung turun ke lokasi TKP.

 

Pihaknya bersama tim medis, TNI dan lainnya mengevakuasi jenazah kemudian membawanya ke RSUD Pandega Pangandaran.

 

“Sekarang, sudah berada di ruangan mayat RSUD Pandega Pangandaran,” jelasnya melalui WhatsApp, Kamis (9/5/2024).

Informasi sementara, korban merupakan warga di Dusun Bojongkarekes RT 03/13 Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.

 

“Sekarang masih menunggu keluarganya, kita belum identifikasi juga karena tim INAFIS dengan DOKPOL-nya belum lengkap,” kata Usep.

Menurutnya, jenazah perempuan tersebut tidak terlihat tanda-tanda kekerasan.

“Sementara tidak kelihatan secara kasat mata,” ungkapnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wanoja Perjuangan Pangandaran Dikukuhkan, Siap Advokasi Kekerasan terhadap Perempuan

28 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Perkuat Listrik Kawasan Wisata, PLN Pangandaran Tarik Kabel Tanah Sepanjang 3 Kilometer

28 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Casabadia Villas Gelar Throwdown Manual Brew, Dorong Kualitas Kedai Kopi Pangandaran

27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran Mentok Rp 42 Juta, Hanya 11 dari 21 Atlet Disabilitas dari Pangandaran Bisa Berangkat pada Peparda Jabar VII 

27 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pangandaran Turun ke Jalan Raya 

26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Trending di Daerah