Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Insentif Guru Ngaji Tak Dibayar 5 Tahun, Anggota DPRD Pangandaran Menangis 

badge-check


					Komisi III DPRD Kabupaten Pangandaran, Cecep Nurhidayat Perbesar

Komisi III DPRD Kabupaten Pangandaran, Cecep Nurhidayat

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pangandaran, Cecep Nurhidayat menyebut, bupati Pangandaran tidak maksimal merealisasikan visi misinya, salah satunya program Pangandaran mengaji.

Menurut Cecep, program tersebut sudah dianggarkan. Tapi miris anggaran tersebut tak kunjung cair dengan alasan tidak ada anggaran.

 

“Padahal pada tahun 2020, guru ngaji diniyah telah membuat pernyataan bermaterai untuk mencairkan. Tapi sayangnya tidak cair juga,” ujar Cecep kepada Wartawan,

Cecep menyebut, sekitar 5 tahun para guru ngaji tidak mendapat insentif. Padahal, insentif itu sangat diharapkan oleh guru ngaji di Kabupaten Pangandaran.

 

Menurutnya, meski guru ngaji menginginkanya namun, para guru ngaji tidak meminta secara paksa. Lantaran, para guru ngaji sangat menjaga marwahnya.

 

“Tapi saya sebagai anggota DPRD menjerit, menangis. Kenapa engga ada yang memperhatikan guru ngaji, dan memprioritaskan walaupun jumlahnya Rp 1,2 juta per-guru ngaji,” ujar Cecep.

 

Sementara dikabarkan sebelumnya, Bupati Pangandaran, Jawa Barat Jeje Wiradinata menjadi salahsatu tokoh di Indonesia yang telah berkontribusi dalam memajukan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) indonesia.

 

Jeje mendapat penghargaan PGM Indonesia Award tahun 2024 pada Jumat 26 Juli 2024 kemarin.

 

PGM Award sendiri diberikan kepada Tokoh yang telah mendukung, berpartisipasi, dan peduli terhadap Guru Madrasah dan PGM Indonesia.

 

Menurut Ketua Umum PGM Indonesia, Penghargaan PGM Award diberikan berdasarkan laporan dari pimpinan daerah dan wilayah dengan memperhatikan beberapa aspek serta melalui penilaian secara saksama. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah