Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

KDM Tantangan Bupati Citra Tutup Warung Remang-remang di Pangandaran 

badge-check


					KDM Tantangan Bupati Citra Tutup Warung Remang-remang di Pangandaran  Perbesar

Pangandaran,LENSAPriangan.com -Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengaku kesal dengan suara bising di satu tempat di Pangandaran.

Kekesalan itu ia sampaikan langsung kepada bupati pangandaran terpilih Citra Pitriyami, Ino Darsono serta Bupati aktif Jeje Wiradina saat berkunjung di kediamannya.

 

“Saya tuh kecewa kemaren ke Pangandaran teh Bu. Bener teu bisa sare bu (bener engga bisa tidur)” ujar KDM kepada Citra Pitriyami dalam unggahan akun YouTube kang Dedi Mulyadi chanel.

“Kenapa,” tanya Citra.

“Waktu saya tidur itu jam 1:00 malam, itu dar..dor..dar..dor Kana celi eta teh (suara bising terdengar di kuping). Apa itu penyebabnya Bu?,” tanya KDM.

“Aduuh saya marah itu bu,” KDM menambahkan.

 

Ungkapan kekesalan KDM tersebut di respon oleh Jeje Wiradinata, menurut Jeje, suara bising tersebut bersumber dari warung remang-remang dekat villa alure.

 

Dia menerangkan, beberapa tahun lalu, pihaknya mengaku sudah menutup warung remang-remang tersebut. Pada saat itu, ia menutupnya bersama tokoh ulama.

“Di dekat villa alur itu ada cafe. Dulu kita tutup. Itu ilegal. Kita tutup dengan ulama, seiring kita sibuk satu tahun ini kan, engga konsen jadi hirup deui (jadi hidup kembali),” terang Jeje menjawab pertanyaan KDM.

 

“Dulu sampe ribut ya, ada yang ngejegerin (ngebekingin) dan sebagainya. Saya tutup di tahun baru dua tahun yang lalu. Nutupnya Denga ulama di kasih segel,” Jeje menbahkan.

Mendengar jawaban dari Jeje, KDM menantang Bupati citra Pitriyami untuk menutup warung remang-remang ilegal tersebut.

 

“Berani nutup gak ibu nanti?,” tanya KDM kepada Citra Pitriyami.

“Harus berani,” jawab Citra.

 

“Masa saya kesitu nanti gandeng lagi. Balik aing mah,” timpal KDM.

“Moal, Insya Alloh moal pak Gubernur,” jawab Citra sambil tertawa. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah