Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Masyarakat dan Mahasiswa di Pangandaran Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Kawal Putusan MK

badge-check


					Kondisi Aksi masa di pangandaran kawal putusan MK Perbesar

Kondisi Aksi masa di pangandaran kawal putusan MK

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Tidak hanya di Kota-kota besar di Indonesia, sejumlah masyarakat dan mahasiswa di Pangandaran Jawa Barat juga menggelar aksi unjuk rasa demi mengawal putusan MK nomor 60 dan 70 tentang Pilkada.

Mereka menyerukan aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran, Jum’at (23/8/2024) sore.

Dalam aksinya, mereka melakukan orasi serta membakar ban di depan Gedung Wakil Rakyat.

Aksi massa sempat memanas ketika mencoba berupaya merobohkan pagar gerbang gedung DPRD yang dijaga ketat pihak kepolisian.

Mereka memanas lantaran tidak adanya anggota DPRD Kabupaten Pangandaran saat ingin menyampaikan aspirasinya.

Koordinator aksi, Syamsul Arifin menyebut, 40 anggota DPRD Kabupaten Pangandaran tidak ada di kantornya. Menurut dia, anggota dewan tersebut sedang mengikuti orientasi pembekalan di luar kota

“Sangat disayangkan saat melakukan aksi tidak ada satupun anggota DPRD  Pangandaran yang datang,” ujar Syamsul.

Namun di kesempatan itu, ia mengaku sempat menerima telepon dari salah satu pegawai di DPRD. Dia bilang, bahwa anggota dewan sedang ada di Bandung.

“Karena tidak ada anggota DPRD, akhirnya kita menyegel kantor DPRD Kabupaten Pangandaran dan melakukan aksi dengan damai,” katanya.

Syamsul menegaskan, aksi yang dilakukannya merupakan bentuk dukungan terhadap kawan-kawan yang melakukan aksi di luar daerah.

“Maka, kita di Pangandaran juga melakukan aksi yang sama ke gedung DPRD Kabupaten Pangandaran,” kata dia.

Sementara itu, secara profesi dirinya sebagai jurnalis, dia pun mengajak rekan-rekan jurnalis di Pangandaran untuk turut sama- sama bergerak menyuarakan hal yang sama.

“Mari, kita melakukan aksi pengawalan MK,” tandasnya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah