LENSAPRIANGAN.COM – Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memadati sebuah hotel di kawasan Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (18/4/2026).
Balutan seragam hijau khas partai itu menghadirkan suasana yang tak hanya solid, tapi juga sarat semangat regenerasi kepemimpinan.
Momentum ini menjadi bagian dari agenda lima tahunan PKB melalui Musyawarah Cabang (Muscab), yang kali ini digelar untuk menentukan arah baru kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode mendatang.
Diketahui, masa kepengurusan DPC PKB Pangandaran periode 2021ā2026 kini sudah memasuki ujung masa jabatan.
Ketua Muscab DPC PKB Pangandaran, Encep Najmudin, mengungkapkan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan jauh-jauh hari.
“Muscab ini sudah kita siapkan sejak satu tahun lalu, mengikuti arahan dari DPP dan DPW PKB Jawa Barat,” katanya di Pangandaran.
Berbeda dengan mekanisme sebelumnya, Muscab kali ini tidak langsung menetapkan ketua DPC terpilih.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Unjang Asari, mengatakan bahwa forum hanya akan mengumumkan nama-nama bakal calon yang sudah melalui uji kualifikasi dari DPP.
Setidaknya tiga nama bakal calon akan diumumkan, sesuai ketentuan DPP. Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan, termasuk pemaparan visi dan misi.
Menariknya, peluang pencalonan tidak hanya terbuka bagi kader internal. Tokoh dari luar partai pun dapat diusulkan, selama mendapat dukungan peserta Muscab yang terdiri dari jajaran pengurus DPC, ketua syuro, serta unsur peninjau di luar struktur.
Perwakilan DPP PKB, Idham Arsyad, yang juga menjabat Ketua Umum DPN Gerbang Tani, menegaskan Muscab di Pangandaran merupakan bagian dari rangkaian nasional yang telah berlangsung sepanjang tahun.
“Ini tahap akhir. Proses substansi dan pemetaan calon pemimpin sebenarnya sudah dilakukan DPP melalui mekanisme yang panjang. Di Muscab ini kita buat lebih sederhana,” katanya.
Tentu, Muscab ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan tapi momentum strategis untuk memperkuat basis perjuangan partai, khususnya dalam membela kepentingan masyarakat kecil.
Harapan serupa juga disampaikan anggota DPR RI Fraksi PKB, Rina Sa’adah. Ia menilai Kabupaten Pangandaran membutuhkan sosok pemimpin visioner yang memahami karakter masyarakat pesisir.
“Kabupaten Pangandaran ini didominasi nelayan, petani, dan pelaku UMKM. Kita berharap lahir pemimpin yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi mereka,” ungkapnya. ***






