Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Hari Lansia Nasional 2026, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh Digelar di Kalipucang Pangandaran

badge-check


					Hari Lansia Nasional 2026, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh Digelar di Kalipucang Pangandaran Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tahun 2026, Paguyuban Santun Lansia Tumaritis Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan seremonial dan pameran keterampilan hasil karya para lansia di kawasan Jati Emplak Japlak, Kecamatan Kalipucang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh itu dihadiri Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Pangandaran Agus Malyana mewakili Bupati Pangandaran.

Kemudian perwakilan Dinas Sosial, Camat Kalipucang, Kepala Puskesmas Kalipucang, Balai KB Kecamatan Kalipucang, kader PKK, serta 52 anggota Paguyuban Santun Lansia Tumaritis.

Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Pangandaran, Agus Malyana, mengapresiasi terhadap kegiatan yang melibatkan para lanjut usia tersebut.

Menurutnya, lansia harus tetap diberdayakan agar tetap sehat, produktif, dan aktif berkontribusi di lingkungan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mengapresiasi kegiatan ini karena lansia di usia lanjut harus tetap berdaya, tetap produktif, serta menjaga kesehatan fisik maupun mentalnya,” ujar Agus.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan para lansia melalui berbagai program yang dijalankan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tugas dan fungsinya.

“Pada intinya, pemerintah daerah mendukung kebutuhan lansia dari berbagai sisi yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dinas atau SKPD,” katanya.

Dari sektor kesehatan, lanjut Agus, Dinas Kesehatan melalui puskesmas menjalankan berbagai program pelayanan ramah lansia, seperti Posyandu Lansia, Puskesmas Santun Lansia, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu menjaga kesehatan fisik dan mental para lanjut usia.

Sementara itu, dari aspek kesejahteraan sosial, Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran memberikan perhatian kepada lansia yang membutuhkan bantuan sosial serta pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Adapun Dinas KBP3A mengembangkan program Sekolah Lansia melalui pembentukan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Program tersebut memberikan berbagai materi dan keterampilan kepada peserta agar tetap aktif dan produktif di usia lanjut.

“Melalui Sekolah Lansia, peserta mendapatkan pembelajaran dan keterampilan yang bermanfaat. Setelah menyelesaikan kurikulum yang telah ditetapkan, para peserta juga mengikuti proses wisuda sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka,” jelas Agus. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah