Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dan Hasil Tangkapan Minim

badge-check


					Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dan Hasil Tangkapan Minim Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Panasnya terik matahari siang hari tak menyurutkan semangat para nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat.

Meski hasil laut tidak lagi seperti yang diharapkan, mereka tetap bertahan menggantungkan hidup dari laut yang saat ini tidak bersahabat.

Di Pantai Timur Pangandaran pada Sabtu (24/1/2026) siang, belasan nelayan tampak berjibaku menarik jaring arad yang sudah dipasang sejak pagi di tengah laut.

Di tengah terpaan angin kencang dan ombak besar, para nelayan yang sebagian besar sudah berusia di atas 50 tahun mengandalkan tenaga dan alat mesin seadanya untuk menarik tali jaring agar tidak berceceran.

Tentu, proses penarikan jaring arad bukan perkara mudah. Dalam sekali tarikan, mereka membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga jaring akhirnya tiba di daratan.

Keringat nelayan pun bercucuran, melawan derasnya ombak laut, namun harapan tetap ada di setiap tarikan tali.

Sayangnya, kondisi cuaca yang belum bersahabat membuat hasil tangkapan kali ini jauh dari kata memuaskan.

Dari satu kali penarikan jaring, para nelayan hanya mendapatkan sekitar lima kilogram ikan yang sudah bercampur dengan banyak sampah laut.

Beragam jenis ikan memang masih didapat, seperti ikan teri, pepetek, dan layur dengan ukuran kecil hingga sedang.

Tapi, jumlahnya tak sebanding dengan tenaga dan waktu yang sudah dikeluarkan.

Satu nelayan jaring arad di Pantai Timur Pangandaran, Harum (47), mengakui hasil tangkapan saat ini menurun drastis yang ada satu di antaranya akibat faktor cuaca.

“Sekarang memang lagi sepi hasilnya karena cuaca. Biasanya sekali tarik bisa dapat 15 sampai 20 kilogram, sekarang paling lima kilogram,” ungkapnya.

Menurut Harum, cuaca buruk sangat berpengaruh terhadap nelayan jaring arad, berbeda dengan nelayan pemancing yang masih bisa melaut tanpa terlalu terdampak.

“Kalau yang mancing enggak terlalu berpengaruh, yang kena itu kita. Tapi, ya mudah-mudahan cuaca bisa cepat normal lagi,” ungkap Harum. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Kapolres dan Dandim di Pangandaran Perkuat Soliditas Sinergitas 

14 Juli 2026 - 12:11 WIB

Trending di Daerah