LENSAPRIANGAN.COM – Ribuan peserta didik dari satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat serentak menanam bibit jagung.
Penanaman bibit jagung ini dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan pendidikan karakter melesat program Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami.
Sejak usia dini, mereka belajar bagaimana cara menyiapkan media tanam, memilah dan memilih bibit jagung, serta cara menanam bibit jagung di sekolahnya masing-masing.
Mereka menanam bibit jagung di sekitar lahan pekarangan sekolah, polibag, serta pemanfaatan potongan galon bekas dengan media tanam yang sudah diedukasi.
Ada sebanyak 768 satuan pendidikan terdiri dari 425 PAUD/TK, 287 SD, 56 SMP yang serentak menanam bibit jagung.

Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, M.Pd.. mengatakan, tanam bibit jagung ni merupakan tindak lanjut dari pendidikan karakter melesat.
“Kita melaksanakan green school dengan implementasinya adalah penanaman bibit jagung di seluruh satuan pendidikan,” ungkapnya di SMP Negeri 2 Parigi, Rabu (18/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, peserta didik diedukasi terkait dengan bagaimana cara memilah memilih bibit jagung, menanam, membesarkan, dan memanen jagung.
“Setelah memanen, tentu ada hasil yang diperoleh dari menanam bibit jagung. Nah hasilnya nanti diedukasi oleh guru di sekolah untuk bagaimana cara pengelolaan,” kata Soleh.
Adanya penanaman bibit jagung secara serentak ini, Bupati Citra berharap, anak-anak memiliki karakter pekerja keras.
“Selain pekerja keras, mereka juga memiliki jiwa kewirausahaan, memiliki semangat kolaborasi, dan memiliki kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan,” tegasnya.
Selain itu, sejak dini mereka diharapkan memiliki keterampilan bertani seperti kakek atau kedua orangtuanya dulu.
“Karena, bertani menjadi salah satu bekal mereka dan satu cara bertahan hidup di masa depan nanti,” ungkap Citra. ***






