Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Puluhan Pelajar SMA di Pangandaran Diduga Keracunan

badge-check


					Puluhan Pelajar SMA di Pangandaran Diduga Keracunan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Innalilahi, puluhan siswa siswi SMA di Kabupaten Pangandaran mengalami sakit yang diduga keracunan.

 

Peristiwa ini menimpa siswa siswi baru di SMA Negeri 1 Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jum’at (19/7/2024) siang.

 

Ada sekitar 20 siswa yang sedang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) mengalami sakit dan harus dirawat oleh tenaga medis.

 

Orang tua siswa baru asal Padaherang, Atikah (45) mengaku, mengetahui anaknya sakit sejak Kamis (19/7/2024) malam.

 

“Ada mencret, sakit perut, mual. Tadi (19/7/2024) pagi sempat sekolah tapi masih mencret,” ujar Atikah kepada sejumlah wartawan di ruangan UKS di SMA Negeri 1 Mangunjaya, Jum’at (19/7/2024) siang.

 

Sebelum merasakan sakit perut, mual dan mencret ternyata sempat memakan hidangan di SMA Negeri 1 Mangunjaya.

 

“Katanya, sih makan mie di sekolah (waktu MPLS). Makanannya dari sekolah,” katanya.

 

Meskipun demikian, sejak dirawat tenaga medis, sampai saat ini Ia belum mendapatkan hasil dari pihak dokter. “Belum tahu ini hasilnya, kenapa,” ucap Atikah.

 

Sementara Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan di SMA Negeri 1 Mangunjaya, Nuryaman mengatakan, terkait masalah keracunan pihaknya belum bisa menjelaskan.

 

“Karena, itu ditangani oleh dinas kesehatan dari Puskesmas Mangunjaya,” ujarnya.

 

Jika siswa lainnya masih dirawat di ruangan UKS dan menurut pengakuannya ternyata anaknya pertama belum makan dan kedua mempunyai penyakit lambung.

 

“Kalau soal keracunan makanan, kami belum bisa menjawab karena masih ditangani oleh dinas kesehatan,” katanya.

 

Untuk penanganan, Ia bersyukur SMA Negeri 1 Mangunjaya sudah bekerja sama dengan PKM atau Puskesmas Mangunjaya.”Yang sakit, itu ada sekitar 20 siswa,” ucap Nuryaman.

 

Mereka ada yang dirawat di UKS SMA Negeri 1 Mangunjaya dan ada yang dirawat di Puskesmas Mangunjaya. “Alhamdulillah, yang di sini (UKS) mulai membaik,” ucapnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah