Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Siswa MTs Al Khoeriyah Pangandaran Belajar Diemperan Akibat Kebakaran 

badge-check


					Penampakan pasca kebakaran Perbesar

Penampakan pasca kebakaran

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Pasca kebakaran akibat konsleting listrik pada bulan lalu, bangunan sekolah MTs Al Khoeriyah Sidamulih belum diperbaiki lantaran tidak punya biaya.

Sekolah tersebut berlokasi di Dusun Gembor Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar).

 

Menurut Kepala Sekolah Farhan Mausul Alawi, si jago merah melahap atap bangunan. Akibatnya kondisi atap rusak dan sebagian atap ambruk.

 

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, terpaksa kegiatan belajar mengajar (KBM) kelas IX di pindahkan di area luar masjid.

 

“Pelajar kelas IX belajarnya di emperan masjid,” kata kepsek kepada FOKUSJabar.id Rabu, (21/8/2024).

 

Sementara untuk perbaikan bangunan, Farhan membutuhkan biaya sekitar Rp 150 juta. Ia mengaku saat ini baru mengumpulkan sebesar Rp 13 juta lebih dari berbagai donatur.

 

Diantaranya, dari Baznas provinsi sebesar Rp 7,5 juta, Baznas kabupaten Pangandaran Rp 2,4 juta , LazisNU provinsi Rp 2 juta dan LP Ma’arif Rp 2 juta.

 

“Tapi anggaran itu belum bisa digunakan. Karena belum mencukupi,” ujarnya.

 

Ia berharap ada bantuan dari dinas terkait, terlebih dari dinas BPBD kabupaten Pangandaran supaya bangunan tersebut bisa segera diperbaiki.

 

“Saya berharap ada uluran tangan dari para dermawan terutama dinas kementerian agama (Kemenag) dan BPBD. Karena ini kan bencana,” harapnya.

 

Untuk informasi, Siswa-siswi di MTs Al Khoeriyah Sidamulih sebanyak 104 dari 4 rombongan belajar (Rombel). Kelas VII 1 rombel, kelas VIII 2 rombel dan kelas IX 1 rombel. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah