Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Headline

Usai Ramai Bersitegang dengan Bupati, Camat di Pangandaran Minta Maaf

badge-check


					Usai Ramai Bersitegang dengan Bupati, Camat di Pangandaran Minta Maaf Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Camat di wilayah Pangandaran mendatangi Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran.

Kedatangannya bertujuan untuk melakukan klarifikasi terkait isu yang berkembang di masyarakat soal kegaduhan dengan Bupati Pangandaran.

Kepala BKPSDM Pangandaran, Wawan Kustaman, mengatakan, Camat tersebut telah memenuhi undangan klarifikasi terkait dugaan insiden yang melibatkan Bupati Pangandaran di kediamannya.

“Dalam pertemuan itu, yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang sempat menimbulkan kegaduhan. Baik di masyarakat maupun di media sosial,” katanya, Kamis (6/2/2/2025).

Wawan pun menyampaikan, Camat tersebut mengaku khilaf dan berencana menemui Bupati Jeje Wiradinata secara langsung untuk meminta maaf atas insiden yang terjadi.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membenarkan bahwa dirinya telah menerima kunjungan dari Camat yang bersangkutan untuk menyampaikan permintaan maaf.

“Iya tadi malam ada datang Pak Camat. Insya Allah segala sesuatu yang saya lakukan adalah untuk kemaslahatan bersama,” kata Jeje dihubungi melalui sambungan telepon.

Sebagai bagian dari pemerintahan, Jeje menegaskan bahwa Ia dan Camat tersebut memiliki hubungan kerja yang harus tetap harmonis.

“Saya juga meminta maaf, ini menjadi perhatian bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurutnya, kemungkinan besar Camat ini terbawa suasana dan telah menyadari kekhilafannya.

Jeje pun menyampaikan bahwa sebagai seorang pemimpin, Ia mengedepankan prinsip saling memaafkan.

“Hubungan kami seperti ayah dan anak, komunikasi yang baik harus tetap terjaga. Bahkan, saya telah meminta yang bersangkutan untuk tetap menjalankan tugasnya dengan memimpin Musrenbang tingkat kecamatan besok,” jelasnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan dugaan penyerangan yang dilakukan Bupati Jeje.

Ini Kelebihan Banjar Patroman FC

Dalam video tersebut, seorang oknum Camat disebut-sebut terlibat dalam ketegangan dengan pimpinannya.

Insiden ini bermula dari kunjungan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi ke Pangandaran atas undangan Bupati untuk menghadiri pernikahan putra bungsunya.

Setelah tiba di Pangandaran, Bupati juga mengundang Gubernur untuk jamuan makan siang di sebuah rumah makan di kawasan Pamugaran.

Innalilahi! Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Madasari Pangandaran

Namun, momen tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menyebarkan narasi yang memutarbalikkan fakta.

Isu ini lantas dikaitkan dengan konflik Tanjung Cemara yang tengah diperdebatkan oleh sekelompok warga di daerah tersebut. [©]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah