Menu ✖

Mode Gelap
Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM

Daerah

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

badge-check


					VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Anggris yang berlokasi di wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran kembali menjadi sorotan.

Makanan yang dibagikan ke penerima manfaat diduga mengandung belatung.

Peristiwa itu terungkap setelah satu penerima makanan menemukan adanya belatung pada lauk yang disajikan.

Dalam makanan tersebut, terlihat jelas belatung menempel pada makanan yang berada di dalam wadah logam.

Sehingga memicu kekhawatiran terkait kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan MBG tersebut.

Guru Mts Padaherang, Ridwan Suyuti menilai kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.

Ia mempertanyakan pengawasan kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan MBG Anggris.

Kondisinya dinilai sangat mengkhawatirkan, terlebih program MBG ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“Ini sangat tidak layak. Makanan seperti ini jelas membahayakan kesehatan,” ungkap Ridwan kepada Lensapriangan.com

Ia berharap pihak pengelola MBG Anggris serta instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan penjelasan resmi.

Ia pun meminta adanya tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola MBG Anggris maupun pihak berwenang terkait temuan makanan mengandung belatung tersebut. (EFUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Pangan Sedunia 2026, Jamtani Soroti Petani Muda: Lahan Sempit dan Keuntungan Rendah Jadi Penghambat

16 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Kebakaran Hebat Landa Bukit di Karangsari Pangandaran, Lebih 10 Hektare Lahan Terancam

14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tangani Dampak Kekeringan, Pemkab Pangandaran Siapkan Rp 596 Juta untuk 90 Toren Air

14 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Polemik Anggaran Milangkala ke-14, Miftah Mujahid Desak Pemda Pangandaran Buka Rincian Pembiayaan

12 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Diketahui Penyebabnya, Huller Gabah Padi di Ciganjeng Pangandaran Kebakaran Hebat

12 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Trending di Daerah