LENSAPRIANGAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Anggris yang berlokasi di wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran kembali menjadi sorotan.
Makanan yang dibagikan ke penerima manfaat diduga mengandung belatung.
Peristiwa itu terungkap setelah satu penerima makanan menemukan adanya belatung pada lauk yang disajikan.
Dalam makanan tersebut, terlihat jelas belatung menempel pada makanan yang berada di dalam wadah logam.
Sehingga memicu kekhawatiran terkait kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan MBG tersebut.
Guru Mts Padaherang, Ridwan Suyuti menilai kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.
Ia mempertanyakan pengawasan kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan MBG Anggris.
Kondisinya dinilai sangat mengkhawatirkan, terlebih program MBG ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“Ini sangat tidak layak. Makanan seperti ini jelas membahayakan kesehatan,” ungkap Ridwan kepada Lensapriangan.com
Ia berharap pihak pengelola MBG Anggris serta instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan penjelasan resmi.
Ia pun meminta adanya tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola MBG Anggris maupun pihak berwenang terkait temuan makanan mengandung belatung tersebut. (EFUL)






