Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

Duh, di Pangandaran Masih Banyak Motor yang Belum Bayar Pajak

badge-check


					Poto: ilustrasi by web Perbesar

Poto: ilustrasi by web

LENSAPRIANGAN.COM – Masih banyak yang belum bayar pajak, petugas gabungan di Pangandaran menggelar operasi razia kendaraan pajak bermotor.

Razia kendaraan dilakukan pihak Kepolisian, Subdenpom III/2-4 Banjar, Jasa Raharja dan petugas Samsat Pangandaran.

Operasi digelar di sekitar Bundaran Emplak Kalipucang Jalan Raya Nasional Pangandaran.

 

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangandaran Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Adun Abdullah Safi’i mengatakan, bahwa operasi pemeriksaan pajak ini dimulai 13 Mei tahun 2024.

“Dan ini, dilakukan terus menerus dalam rangka sosialisasi, edukasi masyarakat untuk taat pajak kendaraan bermotor. Kebetulan, di wilayah Kabupaten Pangandaran ini pertama,” ujar Adun Senin (13/5/2024).

 

Menurut datanya, dari 98 ribu potensi kendaraan bermotor di Pangandaran terdapat 20 ribu masyarakat yang belum melakukan daftar ulang.

“Artinya, belum bayar pajak. Mungkin sampai bulan ini, itu baru di angka 20 persen masyarakat Pangandaran membayar pajak kendaraan bermotor,” katanya.

 

Pada kegiatan itu, Adun juga mengaku mensosialisasikan keamanan dalam berkendara.

Ia menjelaskan, Kebanyakan kendaraan yang belum bayar pajak itu kendaraan roda dua ketimbang kendaraan roda empat.

 

Untuk kendaraan yang diberhentikan petugas sekitar 1500 kendaraan. Di antaranya, kendaraan roda dua, roda empat dan mobil besar.

“Alhamdulillah, 5 sampai sekian persen sudah bayar pajak. Sebagian ada yang membayar melalui online atau sapa warga,” katanya. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

4 Februari 2026 - 14:32 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di Bisnis