Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

KDM Tantangan Bupati Citra Tutup Warung Remang-remang di Pangandaran 

badge-check


					KDM Tantangan Bupati Citra Tutup Warung Remang-remang di Pangandaran  Perbesar

Pangandaran,LENSAPriangan.com -Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengaku kesal dengan suara bising di satu tempat di Pangandaran.

Kekesalan itu ia sampaikan langsung kepada bupati pangandaran terpilih Citra Pitriyami, Ino Darsono serta Bupati aktif Jeje Wiradina saat berkunjung di kediamannya.

 

“Saya tuh kecewa kemaren ke Pangandaran teh Bu. Bener teu bisa sare bu (bener engga bisa tidur)” ujar KDM kepada Citra Pitriyami dalam unggahan akun YouTube kang Dedi Mulyadi chanel.

“Kenapa,” tanya Citra.

“Waktu saya tidur itu jam 1:00 malam, itu dar..dor..dar..dor Kana celi eta teh (suara bising terdengar di kuping). Apa itu penyebabnya Bu?,” tanya KDM.

“Aduuh saya marah itu bu,” KDM menambahkan.

 

Ungkapan kekesalan KDM tersebut di respon oleh Jeje Wiradinata, menurut Jeje, suara bising tersebut bersumber dari warung remang-remang dekat villa alure.

 

Dia menerangkan, beberapa tahun lalu, pihaknya mengaku sudah menutup warung remang-remang tersebut. Pada saat itu, ia menutupnya bersama tokoh ulama.

“Di dekat villa alur itu ada cafe. Dulu kita tutup. Itu ilegal. Kita tutup dengan ulama, seiring kita sibuk satu tahun ini kan, engga konsen jadi hirup deui (jadi hidup kembali),” terang Jeje menjawab pertanyaan KDM.

 

“Dulu sampe ribut ya, ada yang ngejegerin (ngebekingin) dan sebagainya. Saya tutup di tahun baru dua tahun yang lalu. Nutupnya Denga ulama di kasih segel,” Jeje menbahkan.

Mendengar jawaban dari Jeje, KDM menantang Bupati citra Pitriyami untuk menutup warung remang-remang ilegal tersebut.

 

“Berani nutup gak ibu nanti?,” tanya KDM kepada Citra Pitriyami.

“Harus berani,” jawab Citra.

 

“Masa saya kesitu nanti gandeng lagi. Balik aing mah,” timpal KDM.

“Moal, Insya Alloh moal pak Gubernur,” jawab Citra sambil tertawa. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah